taksi blue bird

Kacamata Ini Menjadi Ciri Khas Tokoh Terkenal, Kamu Pilih yang Mana?

Selain untuk kebutuhan sebagai alat untuk membantu penglihatan, kacamata sering kali menjadi identitas diri dalam fashion. Kita menemukan beberapa orang yang hobi menggunakan kacamata dengan model tertentu dan menjadi ciri khas penampilannya. Menggunakan kacamata sebagai alat untuk membantu penglihatan memang sudah sewajarnya, akan tetapi bagaimana jika kamu ingin memakai kacamata untuk bergaya atau sekedar digunakan sebagai aksesoris yang menunjang penampilan kamu? Butuh kepercayaan diri agar kamu tidak ragu untuk menggunakannya, karena jika kita salah memilih model kacamata yang tidak sesuai atau tidak cocok dengan penampilan, yang ada malah akan terlihat aneh.

Continue reading “Kacamata Ini Menjadi Ciri Khas Tokoh Terkenal, Kamu Pilih yang Mana?”

taksi blue bird

Mata Minus Tinggi (sekali)

Mata Minus Tinggi(sekali)Saya adalah penderita myopia, yaitu mata dengan minus tinggi. Sejak memakai softlens dari kelas 2 SMA dulu, saya tidak ingat lagi kapan menyempatkan diri untuk kontrol ke dokter mata. Saya merasa tidak ada keluhan, untuk apa pergi ke dokter mata?

Sampai pada akhirnya, saya melahirkan Nolan, anak kedua, 16 bulan yang lalu. Saya masih tidak merasa ada keluhan apa-apa. Beberapa minggu yang lalu, ketika berjalan di mal, saya bilang ke Mama, kok saya rasanya masih tidak bisa melihat tulisan-tulisan yang ada agak jauh di depan kami, padahal cukup besar ukurannya.

Continue reading “Mata Minus Tinggi (sekali)”

taksi blue bird

SOFT LENS, TAHUN KE-17

minus 15

Tahun ini adalah tahun ke-17 saya memakai softlens, setelah 8 tahun sebelumnya berkutat dengan tebalnya kacamata. Saya mulai memakai kacamata di kelas 3 SD. Awalnya bermula dari Mama yang melihat lumayan banyaknya kesalahan tulis saya di buku ulangan ataupun catatan. Tadinya Mama juga mengira itu cuma sekedar salah tulis, atau saya yang kurang teliti, bahkan beliau sempat mengira saya cuma ikut-ikutan anak tetangga yang memang suka menyipit-nyipitkan mata. Tapi untunglah Mama menindaklanjuti kecurigaannya, dan membawa saya ke dokter mata. Hasilnya, cukup mengejutkan, saya minus 3 di mata kanan, dan minus 1 di mata kiri. Continue reading “SOFT LENS, TAHUN KE-17”