world suicide rates

Liburan Walau Tidak Lebaran

Liburan Walau TidakLibur Lebaran adalah salah satu liburan yang paling saya dan keluarga tunggu-tunggu. Walaupun, kami sekeluarga tidak merayakan Lebaran. Tetapi suasana Ramadhan dan Lebaran itu unik, apalagi kami tinggal di kompleks dan lingkungan yang mayoritas beragama Islam. Ada sebuah tradisi di kompleks perumahan saya, khususnya di blok tempat rumah kami. Beberapa hari sebelum Idul Fitri, pihak RT memasang tenda di ujung Continue reading “Liburan Walau Tidak Lebaran”

world suicide rates

Pangrango Resort Sukabumi, Review

Pangrango Resort Sukabumi-bSuami adalah yang pertama kali berkunjung ke Sukabumi, karena menghadiri sebuah event. Sejak dari situ, ia gencar mempromosikan bahwa ia menyukai Sukabumi, karena dalam sekali kunjungan bisa meninggalkan kesan yang begitu mendalam. Jadilah, kami merencanakan liburan kesana bersama keluarga besar, Papa dan Mama saya, beserta adik dan keluarga, juga tante dan sepupu. Total ada 11 orang dalam rombongan yang ikut ke Sukabumi, dan berangkat tanggal 20 Juni lalu, setelah selesai urusan kenaikan kelas anak-anak.  Continue reading “Pangrango Resort Sukabumi, Review”

world suicide rates

The Grove Suites, Kuningan, Jakarta: One Day Staycation

mensaje-1009509_1280

The Grove Suites, Kuningan, Review – Saya sebenarnya suka iri lihat foto atau posting teman-teman yang bisa seru jalan-jalan sekeluarga, camping, menjelajah tempat baru, kurang lebih seperti keluarga mba Myra Anastasia gitu deh. Tapi karena suami kurang suka dengan tipe jalan-jalan seperti ini dan situasi dengan Nolan yang belum memungkinkan akhirnya kami beradaptasi untuk melakukan yang tidak terlalu ekstrim. Menginap di hotel, hehehe, mainstream banget.

Sejak tengah April saya mulai merancang ide di kepala. Mengerahkan segala keegoisan untuk mewujudkan sebuah staycation yang tidak terlalu merepotkan tapi masih bisa dinikmati semua anggota keluarga, termasuk si bayi 13 bulan itu. Awal Mei ada libur akhir minggu yang panjang merupakan pilihan waktu yang tepat sebenarnya, tetapi ada acara adat yang juga berbarengan di tanggal itu, maka kami putuskan untuk mengambil akhir minggu setelahnya.

Saya diserahkan tanggung jawab oleh suami untuk mencari tempat menginap. Karena kami cuma menginginkan suasana yang berbeda, kami memutuskan untuk staycation di tengah kota Jakarta. Mungkin banyak yang bertanya, ngapain menginap di hotel tapi di Jakarta juga? Kalau disini-sini juga, ya mendingan nginep di rumah, nggak bayar lagi. Well, setiap orang punya pertimbangan masing-masing kan? Efisiensi dan waktu adalah pertimbangan terbesar kami. Kami hanya punya 1 malam, jadi pilihan menginap di tengah kota menurut kami cocok.

Setelah search sana sini, saya memutuskan untuk memesan kamar di hotel The Grove Suites, Kuningan, Jakarta. Pemesanan dilakukan berdasarkan review yang ditulis oleh tamu yang pernah menginap, pertimbangan harga, dan juga foto-foto di website bersangkutan. Sengaja dipilih hotel yang besar dengan penilaian bagus, karena kami memang berencana mau menikmati hotel, dan tidak perlu jauh pergi kemana-mana.

The Hotel and The Story

The Grove Suites berada di kawasan Kuningan, bersebelahan dengan Epicentrum Walk tepatnya. Berbintang 5 dan hanya terdapat satu tipe kamar yaitu one bedroom suites yang cukup luas, dilengkapi dengan pantry yang menyediakan kompor tanam dua tungku, microwave, cooker hood, kettle, serta peralatan masak dan alat makan. Kamar mandi dilengkapi dengan bathtub dan hairdryer. Sebuah king size bed yang nyaman membuat kami cukup tidur berempat. View dari kamar yang menghadap gedung dalam tahap pembangunan membuat saya kurang nyaman. Saya sempat meminta pool view tapi tidak tersedia karena sedang ada group booking. Sore setelah check in, suami yang malam sebelumnya pulang hari dari Surabaya, masih digelayuti lelah sehingga saya memutuskan untuk menemani anak-anak berenang sendirian. Kolam terlihat terawat baik tetapi di sebelah hotel juga sedang berlangsung pembangunan apartemen sehingga saya merasa kurang nyaman berenang, tapi sudah terlanjur janji dengan Abby, maka saya tetap berenang. Ini adalah kali pertama Nolan ke kolam renang. Rasanya senang sekali melihatnya mandi bergelimpangan air dipegangan saya. Menjelang malam, kami memang sengaja memilih The Gandy’s yang dekat sekali dengan hotel, hanya keluar dari pintu belakang hotel dan langsung sampai. Sebelumnya kami sering makan di The Gandy’s Kelapa Gading jika memang sedang ingin makan steak. Tempatnya yang luas dan selera yang cocok membuat kami terus datang kesana. Dan kebetulan ada cabang juga di Epicentrum Walk sini.

the grove suites

the grove suites, kuninganthe grove suites, kuninganBreakfast menu memberikan banyak pilihan, mulai dari nasi pecel, sushi, sampai pastry tersedia di meja buffet. Abby masih merengek ingin berenang setelah sarapan, jadi suami yang memang kurang suka air hanya menemani duduk dan mengawasi. Sambil ngobrol di pinggir kolam, ide untuk lanjut nonton Angry Bird setelah check out pun tercetus oleh suami. Kami benar-benar memaksimalkan waktu memanjakan Abby dan menikmati suasana bersama. Lagi-lagi, bioskop pun bisa dijangkau dengan berjalan kaki sebentar saja.

Pokenbir

Ini adalah restoran yang ditemukan oleh suami via google. Restoran yang menyediakan menu babi dengan berbagai olahan bumbu termasuk bumbu nusantara, seperti dabu-dabu, rica, sambal matah, sambal hijau, bumbu sumatera, dll. Terletak di Gedung Lippo Kuningan, yang memang hanya berjarak 5 menit dari tempat kami sekarang. Jadi, setelah nonton, makan siang diputuskan untuk dilakukan disini. Tempatnya tidak terlalu luas, berada di lantai ground bersebelahan dengan supermarket. Untuk para penggemar makanan tidak halal, restoran ini menurut saya recommend sekali. Range harga antara 25k – 225rb untuk makanan dan minuman. Dan sayang sekali saya memang tidak banyak mengambil foto karena sibuk memegang Nolan. Pelayan yang ramah dan informatif, memberikan kemudahan untuk kita yang baru pertama kesana. Ah, saya puas sekali makan disana.

Pemberhentian terakhir adalah jalan Surabaya, Menteng. Nah khusus yang ini, saya dan anak-anak memutuskan untuk menunggu di mobil, karena saya sudah berpengalaman menemani suami kesini sebelumnya. Suami saya adalah pengkoleksi CD lagu. Jadi, jalan Surabaya dan Blok M Square yang merupakan markas penjual CD musik bekas dan baru adalah tempat favorit suami untuk hunting CD. Saya yakin jika tidak ada saya dan anak-anak yang menunggu, bisa seharian ia habiskan waktu disini. Suami hanya mengambil CD pesanan, dan itupun berlangsung sekitar 40 menit. Setelah itu, kembali ke rumah, selalu terasa menyenangkan.

My Notes

  1. Liburan semacam ini rasanya perlu waktu minimal 2 malam, supaya tidak terlalu terburu-buru dan merasa terlalu sebentar.
  2. Pilihan hotel dengan fasilitas lengkap begini memang sengaja dibuat supaya tidak terlalu banyak waktu bepergian mengingat kerepotan dengan bayi dan efisiensi waktu.
  3. Pilihan hotel apartemen lebih nyaman jika berangkat sekeluarga dibandingkan hotel dengan ruang kamar saja
    Seiring bertambahnya usia bayi, eskalasi pertimbangan jarak mungkin sudah bisa dipertimbangkan jika ingin mulai mencoba ke luar kota.
  4. Sempatkan waktu untuk melakukan hal seperti ini. Please, just do it.

PS: Maaf sekali tidak banyak foto yang mendukung cerita saya karena Nolan memang sedang aktif sekali dan saya memang kelupaan mengambil foto,  karena belum membiasakan diri untuk menyediakan gambar untuk dilampirkan di artikel review seperti ini. Semoga lain kali saya bisa lebih menyertakan gambar ya…

Rumah, 19 Mei 2016