san

Nilai Kejujuran

Minggu lalu, saya menemani sulung saya yang duduk di kelas 2 SD, belajar mata pelajaran Pendidikan Kewarnanegaraan atau PKn. Topiknya adalah kejujuran. Di catatan yang dimilikinya tertulis arti kejujuran, ciri-ciri, manfaat, dan akibat jika tidak jujur. Ada beberapa poin yang membuat saya agak miris, sembari membandingkan teori yang diajarkan, dengan kenyataan di dunia orang dewasa yang terjadi sekarang ini.

Continue reading “Nilai Kejujuran”

san

Cerita Imlek Anak-anak Saya yang Bermarga Tobing

Saya adalah seorang ibu dengan 2 anak. Saya lahir di Lampung, dari keluarga keturunan Tionghoa. Kebetulan, Tuhan memberikan seorang laki-laki berdarah Batak yang menjadi suami saya. Banyak kerabat, teman, dan termasuk orang tua saya, yang agak mengerutkan alis mata ketika mengetahui kami berpacaran dan serius menikah. Tapi karena kami yakin niat kami baik, maka pasti kami bisa berkompromi dengan perbedaan budaya ini. Pernikahan kami dilangsungkan dengan konsep internasional, tetapi kami menyelipkan tradisi adat Batak ketika di resepsi. Sebelum pernikahan, kami tetap melangsungkan acara sang jit (semacam seserahan) dan juga teh pai (menuangkan teh untuk keluarga). Jadi, memang dari awal sudah ada kompromi dari kami berdua untuk tetap menunjukkan sisi dari budaya kami masing-masing.

Continue reading “Cerita Imlek Anak-anak Saya yang Bermarga Tobing”

san

Batuk dan Pilek, Ngapain ke Dokter?

batuk-dan-pilekBeberapa hari yang lalu, saya akhirnya memutuskan membawa Nolan ke dokter spesialis anak di RS Hermina Bekasi. Ini kali kedua saya membawa Nolan ke DSA ini atas rekomendasi teman-teman yang memang adalah pasien beliau. Nolan cuma batuk pilek sebenarnya, tapi batuknya ini sudah lebih dari sebulan. Mulai dari pemberian obat bebas, berobat ke DSA dekat rumah, sampai akhirnya saya diamkan saja, dan saya putuskan berobat ke DSA ini, ditambah pilek yang cukup berat (menurut saya). Antrian ke DSA ini sudah terkenal panjang, dan saya malas kalau memang tidak terpaksa sekali berobat kesini. Mendengar cerita dari teman, beliau memang agak unik. Gaya bicara yang ceplas ceplos, tetapi akurat dalam mendiagnosa dan pro pemberian obat yang rasional.

Continue reading “Batuk dan Pilek, Ngapain ke Dokter?”

san

Widyanti Yuliandari, Food Combiner Keren

Widyanti YuliandariArisan Link BP group 6 sudah ada di batch 10, kali ini yang berkesempatan untuk diulas adalah seorang ibu, 2 orang anak, dan yang keren adalah beliau seorang food combiner.

Mendengar kata food combiner, yang terbayang adalah diet dan segala keribetannya. Tapi mampir di blog mba Widyanti Yuliandari, yang diberi judul sesuai dengan nama lengkapnya ini, semua bayangan itu sirna termakan cerita-cerita positif yang dituliskannya. Beliau menuliskan pengalaman pribadinya sejak memutuskan untuk menerapkan food combining sebagai gaya hidup. Memang masih banyak orang yang skeptis untuk urusan food combining, dan hal ini muncul dari minimnya informasi yang didapat. Continue reading “Widyanti Yuliandari, Food Combiner Keren”

san

Tri Wahyuni Zuhri, Sang Perempuan Super

Tri Wahyuni ZuhriIni adalah artikel untuk arisan link BP kelompok VI, batch 8, dengan pemenangnya adalah Tri Wahyuni Zuhri, atau boleh dipanggil Yuni. Seorang perempuan asal Kalimantan Timur, yang kebetulan berada disatu grup dengan saya.

Mampir di blog mba Yuni, yang mengusung tag line ¬†Cinta, Harapan, dan Keajaiban, saya seperti mampir di sebuah tempat yang penuh semangat, optimisme, dan juga kekuatan. Mba Yuni adalah seorang pengarang buku Kanker Bukan Akhir Dunia, sebuah karya yang ditulisnya atas dasar pengalaman pribadi. Beliau divonis terkena kanker tyroid stadium lanjut pada tahun 2013. Karena minimnya informasi yang beliau dapatkan soal kanker tyroid ini, maka beliau menuliskan setiap langkah pengobatannya untuk membantu menyebarkan informasi dan juga edukasi ke masyarakat tentang kanker ini. Lihat, betapa mulia niat mba Yuni.¬† Continue reading “Tri Wahyuni Zuhri, Sang Perempuan Super”