Rambut Rontok pada Anak

rambut rontok pada anakAnak sulung saya, Abby, 8 tahun, seminggu belakangan mengalami rontok rambut. Saya sendiri juga sebenarnya memiliki masalah yang sama, tetapi ketika saya mau mengeluh, saya menemukan rambut Abby berserakan di kasur ketika membereskan tempat tidurnya. Lebih kaget lagi ketika turun ke lantai bawah, menemukan jumlah rambut yang lebih banyak tercecer di dekat sofa. Ya, ampun, ini sudah tidak normal. Jauh lebih banyak dari rambut saya yang rontok dan sering saya keluhkan.

Saya mulai mencari info tentang kemungkinan apa yang terjadi, dan dari artikel-artikel yang ada saya coba review sesuai dengan keadaan yang dialami Abby, dan mencoba merunut ke belakang tentang kapan sebenarnya hal ini mulai terjadi. Saya ingat ketika Abby opname di rumah sakit akhir tahun kemarin, juga menemukan rambut rontok di bantalnya tapi tidak sebanyak yang sekarang.

Dari artikel yang beredar soal rambut rontok, ini adalah beberapa alasan umum yang menyebabkan hal tersebut.

1. Tinea capitis atau jamur pada kulit kepala, yang membuat kulit kepala menjadi seperti bersisik.
(Tidak saya temukan di Abby)

2. Alopecia areata, ditandai dengan adanya bentuk lingkaran atau oval di kepala sehingga menyebabkan folikel rambut rusak dan rontok. (tidak ditemukan di Abby)

3. Trichotillomania (stres), kehilangan rambut karena anak-anak suka mencabut, menarik, menggosok, atau memutar rambu, dan lebih dikarenakan oleh faktor psikis (tidak terlihat pada Abby)

4. Telogen effuflium (depresi), ketika anak-anak merasa kehilangan atau kejadian yang ekstrim (tidak terjadi pada Abby)

5. Kekurangan gizi, defisiensi vitamin H dan zat besi juga memicu kerontokan rambut. Kekurangan gizi mungkin tidak, tapi kekurangan zat besi saya pikir bisa menjadi salah satu faktor di Abby, karena belakangan susah sekali makan sayur.

6. Hipotiroidisme, adalah kelainan pada kelenjar tiroid yang mengakibatkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, juga bisa menyebabkan kerontokan rambut (perlu pemeriksaan lebih lanjut, kemungkinan juga bisa terjadi pada Abby). Saya malah curiga kerontokan rambutnya merupakan efek alergi berkepanjangan, karena pada saat yang sama ada beberapa bisul kecil yang tumbuh di badannya.

Boleh baca disini untuk cerita lengkapnya:

Dermatitis Atopik dan Abby Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

7. Mengikat rambut terlalu kuat. Walaupun rambut Abby hanya termasuk medium, ia juga sering mengikat rambut walaupun hanya pony tail. Dan kemarin, saya berpikir mungkin akar rambutnya yang kurang kuat, maka saya bicara pada Abby dan ia setuju untuk memendekkan rambutnya.

Sampai hari ini, rambut masih bertebaran di rumah. Saya juga mencari tahu ramuan atau minyak herbal yang biasanya digunakan untuk menguatkan dan menumbuhkan rambut. Ada yang bilang menggunakan virgin coconut oil, minyak zaitun, minyak cemcem-an (campuran minyak kelapa dan beberapa daun-daunan), minyak almond, dan lainnya. Apakah ada teman-teman yang mempunyai pengalaman rambut rontok? Boleh share ya, pasti akan membantu saya sekali untuk mengatasi masalah ini pada Abby.

14 thoughts on “Rambut Rontok pada Anak

  1. Abby sayang banyak makan sayur ya, yg ijo2 πŸ˜‰

    Mb susan coba HG shampo, lumayan ampuh buat kerontokan. Aku dan suami jg pakai. Beli di guardian banyak. Moga membantu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *