3 Tindakan Spiritual Yang Bisa Dilakukan Pada Keuangan Kita

tindakan spiritual keuangan
Beberapa tahun belakangan ini, banyak orang termasuk saya, yang menerapkan cara-cara spiritual untuk memperoleh ketenangan batin dalam hidup, seperti yoga, meditasi, afirmasi, atau mempercayai the law of attraction. Bukan tindakan spiritual seperti penggandaan uang yang ramai diberitakan itu loh ya. Lain lagi dengan urusan agama atau keyakinan, hal-hal spiritual yang seperti ini bisa diterapkan oleh orang dengan latar berbagai macam keyakinan.ย Kalau saya pribadi melihatnya sebagai cara untuk lebih fokus pada hal-hal positif, sehingga apa yang kita lakukan juga bisa memancarkan energi yang positif. Apakah tindakan ini bisa dilakukan juga dalam bidang keuangan kita? Tentu saja. Berikut adalah contohnya

1. Berdamai dengan Keuangan Sendiri
Tidak dipungkiri kalau kita seringkali melakukan tindakan yang kita sesali untuk urusan keuangan, baik dari level skala kecil atau besar. Mulai dari penyesalan mengikuti hasrat belanja hanya karena diskon, ataupun kekhilafan menggunakan kartu kredit yang menyebabkan kita terbelit hutang tak berkesudahan. Saya kebetulan lebih sering melakukan kesalahan-kesalahan kecil dalam pengaturan uang bulanan, kurang rapi dalam melakukan pencatatan dan sering ‘meminjam’ uang dari satu pos untuk pos lainnya, lupa dikembalikan, dan berakhir dengan kebingungan dengan penghitungan di akhir bulan. Saya memang lemah untuk urusan angka-angka, oleh karena itu saya perlu rutin mencatat. Hal ini mungkin sepele, tapi membuat saya merasa, ‘kok saya gini banget sih?’. Mungkin juga dirasakan oleh teman-teman yang terlilit hutang dengan pihak ketiga, yang rasanya tidak kunjung lunas. Perasaan menyesal yang sama yang sepertinya membuat kita merasa lemah dan kesal sendiri. Kita bisa coba untuk berdamai, baik dengan hati sendiri maupun dengan keadaan keuangan kita. Jika memang harus membayar hutang, maka rutinlah membayar. Jangan ulur atau tunda waktu pembayaran karena hanya akan menimbulkan efek domino. Berdamailah dengan keadaan sekarang, maupun keadaan masa lalu, dan mulai berpikir untuk ke masa depan dengan perencanaan uang yang matang untuk kebebasan finansial.

2. Tentukan Tujuan Keuangan
Dalam lingkup spiritual, niat awal adalah kunci terpenting. Sering kita mendengar dari para motivator untuk menvisualisasikan mimpi kita. Tetapkan niat, dan pajang impian kita dalam gambar, sehingga membuat kita termotivasi untuk mencapai kesana. Saya baru mulai memonetisasi blog dari pertengahan tahun lalu, dan saya punya mimpi untuk bisa membeli sepeda motor dari hasil uang menulis. Walaupun akan diperlukan beberapa lama, tapi saya menetapkan tujuan keuangan supaya lebih terarah dan fokus dalam mengumpulkan uang.

3. Syukuri Apa Yang Diperoleh

keuanganBersyukur mungkin terdengar klise, tapi percayalah, bersyukur membuat kita jauh lebih positif. Syukuri uang yang kita peroleh, sesedikit apapun itu. Berkati setiap rejeki yang datang, karena dengan begitu kita memberikan energi positif dan membuat kita menjadi lebih bijaksana dalam menggunakan yang kita peroleh. Ini juga mulai saya coba ajarkan kepada anak sulung saya, yang terkadang complain soal remeh, seperti laptop jadul saya yang tidak bisa dipakainya main game baru, atau uang jajan teman di sekolah yang lebih banyak dari uang jajannya. Walaupun terdengar sepele, tapi saya terus meningatkan Abby, untuk mensyukuri apa yang dimiliki. Laptop jadul masih cukup dipakai main game yang standar, dan Abby harus terima jumlah uang jajan yang ada karena memang tidak perlu menghabiskan uang banyak untuk sekedar jajan di sekolah.

Saya sendiri masih perlu banyak memperbaiki diri untuk urusan keuangan ini. Terlebih pada saat banyak godaan promo dan diskon di toko online langganan saya. Sebagian besar transaksi keuangan sudah saya lakukan dengan cara cashless dan mulai mencoba menggunakan alat pembayaran dari dompetku plus, sehingga mengurangi transaksi secara tunai. Kemudahan yang diperoleh dan keamanan pembayaran sejauh ini masih memuaskan. Semoga alam semesta kembali memberikan energi positif untuk kita semua, supaya apa yang kita rencanakan dengan uang kita bisa terlaksana.

6 thoughts on “3 Tindakan Spiritual Yang Bisa Dilakukan Pada Keuangan Kita

  1. Emang iya sih, mba, dengan cashless… kalau saya sih yang tiap hari untuk bayar go pay, jadi jauh lebih irit. Kalau anak2, jadi inget cerita murid yang pensil temannya lebih bagus dari pensil dia. Saya bilang, ada anak-anak yang jangankan punya pensil bagus, makan aja enggak. Jadi harus senang dengan apa yang dibelikan Bunda dan Eyang ๐Ÿ˜€

    • Susan says:

      Betul sekali mba. Emang mulainya dari hal-hal kecil begini ya, semoga dengan yang kecil anak2 kita bisa jadi orang yang bersyukur dalam kondisi apa pun.

  2. Poin1 -3 saya setuju sekali Susan, terutama poin ke 3 besyukur dengan apa yang diperoleh ๐Ÿ™‚ semoga tahun 2017 keuangan kita lebih subur ya ๐Ÿ˜‡

    • Susan says:

      Betul mba sari. Bersyukur membuat semuanya lebig berarti. Terima kasih sudah berkunjung yaa

  3. Setuju mba, sekarang banyak bersyukur dan terus berusaha ngerjain yang jadi passionku dan halal, Insya Allah pasti ada jalannya. Salam kenal yaa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *