3 Tips Bertransaksi Secara Nirtunai (Cashless)

Tips bertransaksi secara non tunaiDekat Hati – Di jaman maju seperti sekarang, dimana internet sudah menjangkau sebagian besar perilaku kehidupan kita, teknologi transaksi nirtunai atau cashless sudah mulai menjadi pilihan pertama untuk konsumen. Yang dimaksud dengan transaksi nirtunai adalah semua pembayaran tanpa uang tunai, tetapi menggunakan kartu kredit, kartu debit, atau kartu cash. Metode pembayaran ini mengurangi penggunaan uang fisik, dan mengandalkan teknologi perbankan untuk melakukan lalu lintas transaksi keuangan. Saya sendiri merupakan salah satu pengguna transaksi nirtunai. Dari sekian banyak kewajiban rumah tangga yang rutin dikeluarkan, sudah 80% transaksi dilakukan secara cashless, seperti pembelian token listrik PLN, pembayaran iuran BPJS, pembayaran asuransi, pembelian pulsa hp, pembayaran tv berlangganan, dan lain-lain. Memang ada yang tetap dilakukan secara tunai tetapi jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan transaksi nirtunai bulanan saya.

Semua hal memiliki sisi baik dan sisi buruk, termasuk juga metode nirtunai ini. Keputusan keuangan adalah memiliki kendali yang jelas tentang bagaimana dana bulanan akan digunakan, tergantung dengan kebutuhan dan pengelolaan masing-masing individu.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk berbelanja dengan metode nirtunai adalah

1. Kontrol diri
Poin paling utama dan penting. Penggunaan pembelanjaan dengan kartu kredit atau debit, dan promo yang ditawarkan kepada konsumen seperti kita memang selalu menggiurkan tetapi bagaimana kita bijak mengatur keuangan semata-mata ada di tangan si empunya kartu. Mengkontrol diri untuk tidak melenceng dari perencanaan bujet bulanan, dan berbelanja dengan bijaksana. Penggunaan kartu kredit dan debit akan sangat bermanfaat buat konsumen yang pintar dan arif mengatur keuangannya, sebaliknya jika digunakan tanpa kontrol diri, akibatnya akan lebih buruk daripada hanya sekedar kehabisan uang tunai.

2. Jaga keamanan data
Keamanan transaksi nirtunai masih terus ditingkatkan, bank-bank penerbit terus melakukan upaya ini untuk melindungi nasabahnya dari tindakan kejahatan virtual. Selain pihak bank, kita pribadi juga harus tahu bagaimana menjaga data dan kartu kita supaya tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak lain. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga data-data kita, seperti,

  • Jangan pernah simpan nomor PIN di dalam tempat yang sama dengan tempat menyimpan kartu-kartu penting.
  • Ganti lembar penagihan kertas dengan menggunakan tagihan via email, demi alasan kenyamanan, keamanan, dan juga mengurangi penggunaan kertas.
  • Lakukan transaksi di tempat yang terpercaya, baik di toko fisik maupun toko online. Jika merasa ada suatu langkah yang tidak biasa dalam pembayaran, hentikan transaksi.
  • Untuk transaksi online, selalu gunakan internet pribadi, bukan wi-fi di tempat umum. Penggunaan anti virus di komputer atau hp yang biasa dipakai untuk bertransaksi juga bisa memberikan keamanan tambahan.

3. Sesuaikan tipe kartu yang digunakan dengan kepribadian.
Maksudnya adalah, tidak semua orang cocok dengan sebuah tipe pembayaran. Saya pribadi lebih menyukai kartu kredit daripada kartu debit, tentunya dengan perencanaan matang. Kenapa? Karena saya merasa kalau menggunakan kartu debit, melihat saldo yang langsung berkurang kok rasanya kurang enak, dibandingkan dengan saya harus membayar jumlah yang sama di bulan berikutnya. Tetapi, mungkin ada juga yang lebih menyukai kartu debit atau kartu cash dengan alasan pribadi lainnya.

Sejauh ini, saya merasakan kenyamanan untuk bertransaksi nirtunai, karena memang membuat saya tidak perlu mengambil uang cash dalam jumlah banyak. Semoga saja keamanan transaksi nirtunai akan terus ditingkatkan oleh pihak bank demi menjangkau masyarakat yang lebih luas.

10 thoughts on “3 Tips Bertransaksi Secara Nirtunai (Cashless)

  1. Aku sekarang rata-rata transaksi juga udah nirtunai. Ke atm cuma kalau ambil uang aja. Bebelian pakai cash juga hanya di pedagang tradisional. Di dompet kebanyakan kartu bukan uang.

  2. Kejahatan sekarang macem2, jadi harus lebih hati2 apalagi untuk pembayaran online. Suami pernah 2x kebobolan disalah satu olshop terkemuka, setelah itu sampe sekarang ngga pernah lagi pake olshop itu karena keamanannya ngga terjaga -_-“

    • Susan says:

      Betul. Keamanan yang masih harus ditingkatkan lagi kalo mau gerakan cashless ini berhasil.
      Ikut prihatin dgn kejadian itu mba, ternyata olshop besar jg masih byk perlu dibenahi.

  3. Nirtunai juga bisa jadi go green life style ya, mbak. Mengurangi pencetakan uang sekaligus pohon tidak banya ditebang. Semoga.

    Aku juga sebagian sudah pakai layanan ini, kecuali belanja sama paman sayur. Hihihi… masih tunai laaa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *