My BCA Experience: My Journey of Love with BCA

BCA ExperienceMy BCA Experience: My Journey of Love with BCAΒ – Ingatan saya kembali di pertengahan tahun 1998. Tahun yang benar-benar mengubah sejarah negara kita, termasuk sejarah hidup saya juga. Bukan, saya tidak bicara soal tragedi kelam itu. Saya akan bercerita tentang mulainya perkenalan manis dan langgengnya hubungan saya dengan sebuah institusi keuangan yang bernama Bank Central Asia atau lebih mesra disebut BCA. Tahun 1998, saya yang berasal dari Bandar Lampung, untuk pertama kalinya akan meninggalkan kota kelahiran dan jauh dari orang tua, melanjutkan pendidikan tinggi di sebuah universitas di Bandung.

Pertemuan Pertama Saya dengan BCA

Bulan-bulan awal tinggal di Bandung, membuat saya begitu merana. Anak Mama yang manja ini, harus beradaptasi untuk bisa bertahan menjalani pilihan yang sudah dibuat. Sebelum Mama kembali ke Bandar Lampung setelah mengantar saya, Mama mengajak saya membuka tabungan untuk pertama kalinya. Karena Mama dan Papa mempunyai rekening BCA di Bandar Lampung untuk kegiatan usaha, maka Mama mengajak saya ke bank tersebut, yang kebetulan letakknya tidak jauh dari kampus.

Mama membantu saya membuka tabungan Tahapan yang memang diperuntukkan perseorangan atau yayasan. Tahapan adalah sebuah produk tabungan dari BCA yang amat populer karena banyaknya keuntungan dan fasilitas yang didapatkan. Karena saya menggunakan tabungan ini hanya untuk transaksi bulanan, saya tidak menggunakan banyak fasilitas yang disediakan Tahapan selain tarik tunai melalui Paspor BCA yang dapat digunakan di ribuan jaringan ATM BCA, jaringan ATM Prima, dan jaringan ATM Cirrus.
Persyaratan pembukaan rekening Tahapan adalah
1. Calon nasabah adalah perorangan atau yayasan
2. Mengisi dan menandatangani formulir permohonan pembukaan rekening Tahapan BCA
3. Membawa bukti identitas diri yang masih berlaku dan NPWP
4. Setoran awal minimum Rp 500.000 dan setoran selanjutnya minimum Rp 50.000
5. Saldo rata-rata minimum per bulan Rp 100.000
6. Saldo minimum ditahan Rp 50.000
7. Biaya administrasi bulanan sesuai dengan paspor BCA yang dimiliki

Terdapat 3 jenis paspor BCA yang bisa dipilih oleh nasabah sesuai dengan kebutuhan yaitu

  • Paspor BCA Silver
    Cocok untuk nasabah yang tidak terlalu sering mangambil uang, dengan limit pengambilan tunai di mesin ATM sejulah Rp 7 juta dalam sekali transaksi, sedangkan transfer melalui mesin ATM bisa dilakukan hingga Rp 25 juta. Dengan biaya administasi bulanan per Januari 2016 adalah Rp 15.000 per bulan.
  • Paspor BCA Gold
    Jenis ini bisa menjadi pilihan bagi nasabah yang tidak terlalu sering melakukan tarik tunai di mesin ATM dengan jumlah besar, dengan limit transaksi belanja melalui kartu debit sebesar Rp 50 juta, dan transaksi pengiriman dana antar rekening di bank yang sama hingga Rp 50 juta. Biaya administrasi bulanan per Januari 2016 adalah Rp 17.000 per bulan.
  • Paspor BCA Platinum
    Jenis paspor ini cocok untuk nasabah dengan mobilitas tinggi karena memungkinkan untuk melakukan transfer hingga Rp 100 juta. Selain itu, limit debit yang cukup besar yaitu Rp 100 juta. Biaya administrasi bulanan per Januari 2016 adalah Rp 20.000 per bulan.

BCA experienceSaya ingat Mama membekali saya dengan berbagai macam informasi soal ATM, slip tarik dan setor, apa yang harus dilakukan jika kartu ATM hilang, dan hal-hal penting lainnya. Inilah kali pertama saya berkenalan dengan BCA. Saya yang waktu itu masih unyu-unyu merasa sedikit kebingungan dengan banyaknya informasi yang harus dicerna, tetapi Mama meyakinkan saya bahwa BCA adalah perpanjangan tangan Mama karena dari rekening inilah beliau akan mengirimkan uang bulanan saya untuk bisa bertahan hidup di Bandung. Saya ingat perasaan deg-degan ketika pertama kali mengambil uang kiriman Mama di bulan berikutnya dari sebuah ATM disamping kampus. Saya ingat betapa kakunya jari-jari saya memencet tombol menu di ATM tersebut.

Perjalanan Hubungan Saya dengan BCA

Seperti hubungan lainnya, saya dan BCA juga mengalami pertumbuhan. Saya menjadi mahir menarik uang dari ATM semasa kuliah hingga lulus, lalu memutuskan kembali ke Bandar Lampung, dan membantu Papa dalam menjalani usaha bengkel body repair yang memang menjadi tumpuan hidup kami sekeluarga. Papa kebetulan membutuhkan orang di bengkel, dan saya yang lulus dari jurusan ekonomi manajemen diminta untuk merapikan dan memoderninasi bagian kantor yang masih dikelola secara tradisional. Saya menjadi tangan kanan Papa untuk urusan back office support dan menjadi tangan kiri Mama untuk urusan keuangan. Selama ini mereka berdua bersinergi dengan cara mereka yang apa adanya. Dari Papa saya belajar tentang spare part, membuat estimasi perbaikan kendaraan, berhubungan dengan pihak asuransi, dan bagaimana menangani pelanggan. Saya belajar menulis cek dari Mama, belajar soal kliring, bagaimana mengatur tanggal keluar cek supaya uang di bank tetap cukup, dan semua dilakukan melalui BCA. Sampai akhirnya saya bisa ikut serta dan mengetahui secara detail bagaimana proses pembiayaan modal kerja untuk bengkel Papa.

Saya membantu Papa hingga 2007, dan pindah ke Bekasi ketika menikah dan kembali membuka tabungan di cabang yang terdekat dengan tempat tinggal saya. Di tahap hidup saya yang baru inilah, saya benar-benar merasakan betapa Tahapan BCA memiliki fasilitas yang mempermudah hidup saya, terutama E-banking. Ketika membuka rekening di Bekasi, saya mendaftarkan diri untuk membuka fasilitas KlikBCA dan m-BCA.

 

bca experience

KlikBCA

Saya memilih fasilitas ini karena alasan kepraktisan. KlikBCA membuat kita memiliki fasilitas ATM dimanapun berada. Akses layanan KlikBCA mempermudah hidup hanya dalam jangkauan satu klik melalui komputer atau smartphone. Saya dengan rutin melakukan pembayaran asuransi, tv kabel, kartu kredit, telepon, pembelian pulsa telepon genggam, dan pulsa PLN pra bayar setiap bulan, semua saya lakukan melalui komputer, hanya tinggal login ke www.klikbca.com. Saya juga membiasakan diri untuk menyimpan semua bukti transaksi bulanan sebagai dokumentasi.

Sejauh ini, saya belum pernah mengalami hal-hal yang buruk (semoga saja tidak akan pernah) selama bertransaksi melalui KlikBCA, karena saya yakin BCA berusaha dengan berbagai macam cara untuk melindungi keamanan transaksi nasabahnya. Adalah KeyBCA yang membantu nasabah mengamankan setiap transaksi dengan mengeluarkan password yang selalu berganti setiap transaksi finansial.

Layar KlikBCA dirancang seperti layar ATM BCA sehingga mudah digunakan. Banyak hal yang bisa dilakukan melalui KlikBCA, termasuk melakukan blokir kartu ATM melalui KlikBCA Individu. Semua histori transaksi yang kita lakukan akan dengan mudah diakses karena tersedia di menu utama KlikBCA. Tidak ada biaya untuk registrasi layanan ini, kita hanya perlu mendapatkan user ID serta PIN Internet Banking. Cukup registrasi di ATM BCA atau datang ke cabang terdekat untuk mendapatkan KeyBCA dengan membawa bukti kepemilikan rekening serta kartu identitas.

M-BCA

Saya juga menggunakan m-BCA sebagai pelengkap karena saya tidak selalu membawa KeyBCA. Biasanya jika sedang diluar rumah, dan tidak berada dekat dengan ATM BCA, fasilitas m-BCA ini sungguh membantu. Transaksi yang bisa dilakukan melalui m-BCA juga lumayan lengkap, tetapi yang sering saya gunakan adalah transfer antar bank atau sekedar membeli pulsa isi ulang telepon genggam.

BCA experience
Langkah Pembelian Pulsa HP dari m-BCA

Berikut langkah yang dilakukan untuk pengisian pulsa di m-BCA:

1/ Karena saya pengguna provider XL, maka akan ditemukan XL-menu di layar menu. Pilih m-BCA dan pilih m-Commerce.

2/ Pilih menu ‘bebas’ (yang adalah nama produk XL).

3/ Pilih nomor telepon sendiri atau nomor lain yang hendak diisikan pulsa.

4/ Pilih nominal pulsa.

5/ Masukkan PIN m-BCA.

6/ Setelah transaksi berhasil, saya menerima notifikasi via SMS, dan pulsa saya pun bertambah otomatis.

Syarat pengajuan penggunaan fasilitas m-BCA adalah dengan melakukan registrasi di ATM atau kantor cabang BCA terdekat, dan pastikan kartu SIM yang digunakan sudah m-BCA ready yang bisa didapatkan di kantor penyedia layanan seluler yang digunakan (khusus untuk pelanggan XL, Indosat, dan Telkomsel). Ada biaya yang dipotong dari pulsa untuk setiap transaksi yang dilakukan, berbeda untuk masing-masing operator yang kita gunakan.

Happily Ever After Ending Saya dengan BCA

Sekarang, saya adalah ibu rumah tangga dengan sambilan kerja online dari rumah. Kebetulan untuk bisa pergi ke ATM BCA saja saya perlu banyak perhitungan, repotnya naik becak bertiga dan juga mahal, atau angkot yang ditunggu terlalu lama mangkal di ujung stasiun dekat rumah. Jadi, saya sungguh amat terbantu dengan fasilitas-fasilitas yang disediakan BCA. Biasanya ketika Nolan, 18 bulan, si bungsu sedang tidur, saya baru bisa dengan nyaman melakukan kewajiban untuk membayar ini itu di awal bulan. Semua saya lakukan sekaligus supaya tidak ada yang terlewat.

Hubungan yang saya miliki dengan BCA sungguh amat membuat saya bahagia. Semoga hubungan saya dan BCA bisa terus berlanjut dan jika boleh disamakan dengan akhir cerita dongeng, ini adalah happily ever after ending. Semoga BCA bisa terus membantu banyak orang dengan inovasi-inovasi di masa mendatang dan membantu mewujudkan banyak mimpi. Terima kasih ya BCA.

bblog_bca

Saya berpartisipasi dalam “My BCA Experience” Blog Competition.

34 thoughts on “My BCA Experience: My Journey of Love with BCA

  1. Aku baru dapat hadiah Flazz dari sebuah fanspage. Lagi google nih gimana cara memakainya.
    Secara pribadi aku mudah jatuh hati pada sosok murah senyum, dunia jadi lebih baik karenanya. Itulah kenapa aku jatuhkan pilihan pada BCA di jumpa pertama.

    • Susan says:

      Hai mba Nita.. Memang sekarang jamannya debit card n credit card ya. Selama kita pinter ngaturinnya, semua makin mudah.

  2. Bank dengan pelayanan terbaik sejauh ini menurut saya.

    Selain itu mau setor tunai lebih mudah dari ATM tanpa harus ke teller bank dengan adanya ATM setor tunai.

    Hehe πŸ˜€

  3. Saya juga pengguna setia kartu BCA mbak dan memang lebih muantappp kalau jadi nasabah BCA mah dan banyak bonus menarik juga yang ditawarkan jadi makin semangat deh nabungnya.

  4. Suami udah dari tahun 93an kayaknya jadi nasabah BCA, kalo saya terbilang baru. Hahaha emang oke pelayanan dan fasilitas teknologinya canggih. Sekarang dari mulai internter banking sampe produk Sakuku saya pake juga. Hehehe

    Ulasannua keren. Good luck mba. 😘

  5. wah memudahkan banget ya mba…di era sekarang mmg perlu berbagai kemudahan dari perbankan..jd nasabah lebih hemat waktu dan fleksibel

    • Susan says:

      Betul mba. Kalo nggak terpaksa sekali, semua bisa diurus online atau via telpon. Memudahkan sekali

    • Susan says:

      Waahh belum ada di tempat ajen yaa. Semoga bca bisa segera buka cabang disana 😊😊

    • Susan says:

      Ya betul mba. Di daerah tertentu bisa tiap bbrp meter ada atmnya πŸ˜†πŸ˜† makasiya sudah mampir sini.

    • Susan says:

      Hai mba..aku malah belum pernah pake flazz πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† terima kasih mampirnya yaa

  6. wahhh sudah lama banget ya mba pakai BCA, kalau saya sekitaran tahun 2002-an baru mengenal BCA, good luck mb lombanya πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *