Bosan dan Macet di Bandung, Ayo ke Garut!

hotel-di-garutBosan dan Macet di Bandung, Ayo ke Garut – Orang Jakarta seperti saya, rasanya tidak bosan-bosan main ke Bandung. Jakarta yang menjadi tempat tinggal dan mencari nafkah tidak banyak menawarkan tempat wisata alam karena memang sudah sesak dengan bangunan pencakar langit sekaligus rumah tinggal. Tempat favorit masyaratkat Jakarta dari jaman dahulu adalah kawasan Puncak dan Bandung. Jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta serta terletak di tempat yang sejuk, terus menerus dikunjungi untuk liburan jangka pendek atau sekedar pulang hari dapat dilakukan dengan mudah. Bandung untuk saya pribadi memiliki kenangan sendiri, saya menghabiskan 5 tahun masa kuliah di kota Kembang ini. Tetapi, dengan banyaknya masyarakat Jakarta yang senang berkunjung ke Bandung, setiap akhir pekan atau libur panjang, jalanan Bandung menjadi seperti jalanan di Jakarta pada waktu berangkat dan pulang kerja. Macetnya luar biasa, apalagi di jalan-jalan utama.

Ada sebuah tempat yang masih kurang difavoritkan oleh masyarakat Jakarta untuk liburan. Saya sendiri baru sekali berkunjung ke kota ini, dan kesan yang ditinggalkan cukup mendalam. Adalah kota Garut yang saya maksud. Kota Garut hanya berjarak sekitar 75 km arah tenggara dari Bandung, menawarkan banyak sekali jenis wisata, baik wisata alam, kuliner, wisata religi, atau sekedar menikmati suasana kota. Garut menawarkan wisata alam pegunungan sekaligus wisala alam laut, karena wilayah Garut terbentang hingga daerah pantai selatan pulau Jawa.

Saya dan keluarga besar senang sekali berwisata diakhir tahun, dan rasanya tahun ini saya akan mengajukan kota Garut untuk disinggahi. Hasil dari pencarian informasi kecil-kecilan, dan pertimbangan keluarga besar yang lebih suka daerah pegunungan, saya akan mencoba merangkum wisata alam yang ada di Garut untuk referensi liburan nanti.

1. Kebun Mawar Situhapa

situhapa
Foto kredit

Kebun ini terletak di jalan Raya Kamojang km. 5, kecamatan Samarang. Walaupun namanya kebun mawar, tetapi bukan cuma bunga mawar yang ada di kebun ini, melainkan berbagai bunga yang dikelompokan sesuai dengan jenisnya. Ada bagian tanaman air, bagian begonia, bagian cana, bagian azalea, dan banyak bagian lainnya. Harga tiket masuk kebun ini adalah 20 ribu rupiah per orang. Di dalam kebun juga terdapat tempat penginapan dan restoran, sehingga kita bisa juga menghabiskan malam di tengah kebun bunga.

2. Pemandian Air Panas Cipanas

Foto kredit
Foto kredit

Ada banyak tempat pemandian air panas di daerah Cipanas ini. Tempat pemandian air panas disini juga dilengkapi dengan waterbom sehingga akan cocok untuk anak-anak, sementara yang dewasa mungkin akan lebih menyukai tempat berendam yang lebih sepi, semua lengkap tersedia di daerah ini.

3. Kawah Kamojang

kawah_kamojang
Foto Kredit

Taman wisata alam kawah Kamojang ini luasnya sekitar 10 hektar. Disini adalah daerah geotermal yang dibangun pertama kali tahun 1926 dan digunakan secara komersil pada tahun 1983. Daerah ini dikelola oleh Pertamina dan Indonesia Power sebagai tempat Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi. Kawah Kamojang merupakah kawah dari gunung berapi yang masih aktif yang berjumlah 23 buah.
Masih banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi di Garut, tetapi 3 tempat ini dipilih karena menurut saya, masih cukup memungkinkan membawa anak-anak yang masih kecil. Lain cerita jika kita berwisata dengan anak-anak yang sudah remaja, sehingga bisa mengajak mereka melakukan hal yang lebih menantang seperti hiking atau menjelajah Garut ke bagian selatan sehingga bisa menyaksikan keindahan pantai selatan.

Tidak perlu khawatir untuk urusan penginapan, karena saya biasa menggunakan Traveloka untuk segala keperluan penginapan. Semoga proposal saya mengajak keluarga besar mengunjungi Garut di musim liburan mendatang bisa disetujui.

Ayo ke Garut!

12 thoughts on “Bosan dan Macet di Bandung, Ayo ke Garut!

    • Susan says:

      Iya mba…tapi saya bikinnya yang masih memungkinkan bawa anak bayi karena masih punya yang 17 bulan. 🙂

  1. Karena saya orang garut, bosen ke garut ayo ke bandung… hehe ehh enggak deng, saya gak suka macet weekend-nya klo ke bandung mah. dari lokasi di atas, cuma belum pernah ke kawah kamojang. xD garut ini, makin terkenal makin tambah ramai aja jalanan, kadang sampai macet juga,, berasa di kota aja.

    • Susan says:

      Eiyy…ada orang Garut rupanya…
      Efek negatifnya gitu ya mba.. tapi semoga bisa ditata dengan baik supaya Garut jadi pilihan liburan.
      Terima kasih sudah mampir sini mba Rahma..

    • Susan says:

      hai mba ruli. iyaa..liat gambarnya sih cantik ya…semoga bisa kesampaian kesana. terima kasih mampirnya ya mba..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *