Mata Minus Tinggi (sekali)

Mata Minus Tinggi(sekali)Saya adalah penderita myopia, yaitu mata dengan minus tinggi. Sejak memakai softlens dari kelas 2 SMA dulu, saya tidak ingat lagi kapan menyempatkan diri untuk kontrol ke dokter mata. Saya merasa tidak ada keluhan, untuk apa pergi ke dokter mata?

Sampai pada akhirnya, saya melahirkan Nolan, anak kedua, 16 bulan yang lalu. Saya masih tidak merasa ada keluhan apa-apa. Beberapa minggu yang lalu, ketika berjalan di mal, saya bilang ke Mama, kok saya rasanya masih tidak bisa melihat tulisan-tulisan yang ada agak jauh di depan kami, padahal cukup besar ukurannya.

Tapi saya pikir, mungkin hanya karena mata lelah atau kering. Keluhan itu pun saya acuhkan saja. Lalu, 4 hari yang lalu, ketika sedang menemani Abby dan Nolan main di kamar, saya mengibaskan tangan, seperti mengusir serangga kecil yang terbang di depan wajah saya. Berkali-kali ditepis, kibas, dan berusaha tepuk, tapi tidak kena. Beberapa waktu kemudian, rasanya makin terganggu, dan mencoba fokus. Ternyata bukan serangga, tetapi bentuknya seperti ujung benang, berwarna hitam, dan bergerak kemanapun mata saya melihat.

Baca juga: Softlens, Tahun ke-17

Setelah bicara dengan suami, kami sepakat untuk segera memeriksakan ini ke dokter mata. Saya memutuskan untuk ke dokter mata yang ada jadual saja untuk hari Senin, di RS Hermina Bekasi. Saya mendaftar untuk dokter Joyce Setiawati, SpM. Saya menceritakan keluhan dan menurut beliau ini terjadi karena meningkatnya tekanan pada bola mata. Bisa jadi karena efek mengejan pada saat melahirkan, atau hal yang lain seperti sering mengangkat beban terlalu berat. Mata dengan minus tinggi mempunyai jaringan yang tipis sehingga lebih riskan untuk mengalami hal ini.

Rekfraksi dan Funduscopy

mata minus tinggi2Lalu, saya juga meminta diperiksa lagi ukuran minus, tindakan ini rupanya disebut juga refraksi. Saya informasikan selama ini menggunakan softlens ukuran minus 12 dan minus 8, tanpa ingat kapan terakhir kali periksa, jadi informasinya tidak up to date. Setelah memakaikan kacamata bundar yang seperti kacamata robot, dokter meminta saya membaca huruf-huruf yang ada di jauh di depan. Dokter bilang kalau ukuran minus yang dipakai sudah jauh bertambah. Hasilnya, mata kanan saya sekarang minus 15, dan mata kiri minus 11. Cukup membuat saya agak sedih. Tapi masih banyak yang harus disyukuri.

Setelah refraksi, dokter akan melihat syaraf dan jaringan mata saya. Tetapi sebelumnya, mata kiri diteteskan obat untuk memperlebar syaraf pada mata supaya lebih mudah dilihat. Saya diminta menunggu sekitar 15 menit. Setelah itu, dokter menggunakan masker penutup, menyiapkan senter yang sekaligus mikroskop, lalu membuka mata saya dan memeriksa dengan menyinari sekeliling bola mata. Untung saja, dokter bilang kalau tidak ditemukan ada kelainan, syaraf mata saya masih bagus. Terima kasih, Tuhan. Dokter meresepkan obat tetes mata untuk sebulan, dan menyarankan saya mengganti kacamata dan softlens untuk menyesuaikan minus yang sekarang. Kesimpulan dokter, semoga floaters masih bisa hilang dengan obat tetes. Diupayakan supaya tidak bertambah, saya dilarang mengangkat beban yang terlalu berat. Saya tanyakan apakah galor air sudah termasuk berat. Dokter hanya tertawa, dan menjawab ya. “Kamu sudah tidak boleh lagi angkat galor air sendiri.”

Biaya dokter: Rp 345.000 (Jasa konsultasi dokter, refraksi, funduscopy, dan ada satu detail lagi yang saya lupa)

Softlens dan Kacamata Khusus Minus Tinggi

Saya pergi ke Optik Darren Owen di daerah Harapan Indah karena memang dekat dengan rumah. Saya memberi resep dan banyak bertukar pikiran dengan Cici pemilik optik tersebut, yang memang juga pengguna softlens. Hanya ada merek softlens tertentu yang mengeluarkan produk khusus minus tinggi. Biasanya periode pemakaian untuk satu tahun atau satu bulan. Merk yang saya sering gunakan adalah Gelflex. Pernah juga saya menggunakan merek seketemu-nya karena stok yang tidak tersedia. Sebelumnya saya tidak memiliki optik langganan tetap, karena berbagai alasan. Tetapi rupanya, Optik Darren Owen ini lumayan lengkap koleksi softlens minus tingginya.

Untuk diketahui bahwa, ukuran minus kacamata dan softlens tidaklah sama. Jika resep kacamata ditulis minus 15, maka untuk ukuran softlens harus diturunkan menjadi minus 12. Ada tabel yang digunakan sebagai panduan untuk mengetahui ukuran ini lebih jelas, dapat ditemukan di optik. Perhitungan ini berlaku khusus untuk minus lebih dari 3,5. Sesuai tabel, saya harus menggunakan softlens ukuran 12 dan 10,5. Berdasarkan ini, saya berkesimpulan bahwa mata kanan yang saya pikir minusnya bertambah, ternyata tidak, karena memang ukuran softlensnya sama. Hanya mata kiri yang tadinya menggunakan minus 8, menjadi minus 10,5. Yang menjadi pertimbangan untuk membeli minus tinggi hanyalah ukuran, dan juga kadar air. Semakin tinggi kadar air, semakin lembut softlens, tetapi juga agak lebih susah dipegang. Cici pemilik optik juga menyarankan saya menggunakan softlens bulanan daripada tahunan. Saya sudah pernah menggunakan keduanya, dan memang yang bulanan jauh lebih nyaman ketimbang yang tahunan. Harga softlens tahunan biasanya lebih murah daripada yang bulanan. Untuk tahunan, harga berkisar 150ribu – 200ribu per pasang. Dan untuk bulanan, dijual per box, dengan isi 6 buah, dengan harga 150ribu – 200ribu per box. Jadi kalau kedua mata minusnya berbeda seperti saya ini, harus membeli 2 box, yang berarti harga tersebut dikali dua.

mata minus tinggi1Cairan pembersih softlens juga merupakan faktor penting dalam menjaga kenyamanan menggunakan softlens. Sejak 17 tahun yang lalu, saya setia menggunakan merek Complete. Ada beberapa kali menggunakan merek lain, tetapi saya tetap kembali ke merek ini karena kecocokan. Harga Complete terakhir saya beli sekitar 60ribu.

Kacamata juga saya pesan di tempat yang sama. Saya disarankan memilih frame dengan permukaan kaca yang tidak terlalu lebar, karena semakin lebar permukaan kaca, semakin tebal juga kaca yang akan terlihat. Frame segiempat ini cocok dan sudah sesuai dengan kebutuhan saya. Kacamata hanya saya gunakan malam hari setelah melepas softlens, dan jika mata sedang iritasi. Jadi saya memilih frame yang biasa, bukan yang bermerek. Total harga frame dan kacamata adalah 400ribu.

Saya masih sangat bersyukur dengan mata yang sekarang, walaupun dibutuhkan banyak bantuan untuk melihat normal, tapi saya masih bisa mengupayakan yang dibutuhkan. Semoga saja floaters saya bisa hilang dan tidak bertambah.

Sehat selalu untuk semua ya…

59 thoughts on “Mata Minus Tinggi (sekali)

  1. Tya says:

    Hai mba susan..
    Aq juga minus tinggi ..kanan kiri minus 10….kacamta selalu di pakai kmanapun..kcuali tdr dan mandi..pakai softlense kadang2 ajaa..klo lagi ada acara tertentu..tapi skrg yg aq keluhin kok..knpa mata ku ukuran kanan n kiri nya beda sebelah ya..yg kiri bola mata nya agak lbh kecil..di banding yg kiri

    • Susan says:

      Memang biasanya kanan dan kiri nggak sama kok. Aku aja jomplang banget kanan -15, kiri -12. Coba Tya ukur ulang lagi dan sesuaikan ukuran kacamata dan softlens yang dipakai. Biar nyaman dan matanya nggak kerja terlalu keras.

      terima kasih sudah mampir yaa..

      • Anggi says:

        Halo kak Susan ,, Aq juga baru kmrn ke dokter periksa mata ternyata minus bertambah jadi kanan -15 dan kiri -12
        Sedih banget usiaku baru 23 th.
        Sblmnya2 ini aq pakai sesuai minusnya ,,memang nyaman sih Aq pakai yg bening , cuma pernah suatu ketika mataku iritasi akibat softlens , akhirnya kmrn Aq beli kacamata pakai -12 tapi aku merasa ga pede kak dengan kaca nya yg tebal padahal sudah di tipiskan sama optiknya ,,, jd Aq bingung beralih dengan kacamata atau kembali ke soflens ,, ( Aq pakai soflens kerja 8 jam )

        • Susan says:

          Hai anggi.. ikut prihatin dengan nambahnya minus kamu. Tapi jgn sedih lama2 ya. Tetap bersyukur masih bisa lihat wlpun perlu bantuan.

          Saya pake softlens dr bangun tidur sampe mau tidur, lebih dr 8 jam. Selama jaga kebersihan tangan wkt memakai dan melepas, semoga nggak iritasi lagi.

          Sy pilih pakai softlens semata2 krn alasan kepraktisan dan kenyamanan dibanding pake kcmata tebel2.

  2. Dayana says:

    Hallo kak susan
    Nama aku dayana usia ku 19 tahun
    Salut sama tulisan kak susan dan salam juga buat anak” nya ya kak
    Mau nanya dong kak, kacamata aku kan minus 3 kak dan sekarang aku pake soflen yang minus 2 karna memang waktu itu kacamata aku minus 2 dan baru” ini aja nambah jadi minus 3. Apakah aku harus ganti juga soflen nya ke minus 3 kak? soalnya sekarang kalo pas make soflen yang minus 2 agak pusing kalo lama”. Dan apakah minus soflen di turunin dari minus kacamata aku yang minus 3 ini kak?
    Mohon dijawab ya kak.

    • Susan says:

      Hai dayana..
      Pastinya harus ikut ganti ukuran softlensnya. Kasihan matanya harus ekstra kerja kalo kamu ttp pake yang minus 2. Efeknya ya yg seperti kamu alami itu.. pusing2.

      Ukuran softlens yang diturunin untuk ukuran minus 3 keatas. Tp bisa pastikan lagi ke optiknya ya.

      Terima kasih sudah mampir ya dayana. Sehat selalu.

  3. Dayana says:

    Hallo kak susan
    Nama aku dayana usia ku 19 tahun
    Salut sama tulisan kak susan dan salam juga buat anak” nya ya kak
    Mau nanya dong kak, kacamata aku kan minus 3 kak dan sekarang aku pake soflen yang minus 2 karna memang waktu itu kacamata aku minus 2 dan baru” ini aja nambah jadi minus 3. Apakah aku harus ganti juga soflen nya ke minus 3 kak? soalnya sekarang kalo pas make soflen yang minus 2 agak pusing kalo lama”. Dan apakah minus soflen di turunin dari minus kacamata aku yang minus 3 ini kak?
    Mohon dijawab ya kak

  4. Saya juga sudah punya minus tinggi lah mba, rencana saya mau pake softlens karena saya ada panggilan kerja trus gak bisa pake kacamata. Saya mau nanya apakah soft lens bisa di pake pada suhu yg dingin y mba? Soalnya pekerjaan saya itu diruangan yang ber es.

    • Susan says:

      Hai denita..terima kasih mampirnya.
      Softlens di ruang dingin terasa lebih cepat kering. Jadi mungkin sedikit mengganggu aja..tp bisa dibantu tetes mata yg khusus soflens ya..

      • lira says:

        Hallo mba susan, ini yang dimaksud tetes mata khusus softlens apakah yang mba share fotonya kerdus biru complete? Atau ada merk lain mba???

  5. syuaib says:

    Adakah yg punya pengalaman implant lensa dengan operasi? Tolong bagi pengalamanya kalau ada.trim.s

  6. Umi says:

    Minus mba tinggi banget, salut banget sama mba, ga pernah ngeluh meskipun gede minusnya.
    Aku minus 6.5 mba, aku juga pengguna softlens sejak 3 taun yg lalu, tapi akhir2 ini jadi takut makai softlens, karna semakin banyak kasus mata karna softlens. Mata aku juga kadang ga enak kalau makek softlens mba, suka merah kalo softlens nya dilepas.
    Mba juga pernah iritasi gak? Kalau iya yg seperti apa mbak? Makasih jawabannyaa mba.

    • Susan says:

      Hai umi… ngeluh juga kok sekali2 🙂
      Iritasi juga pernah kok. Paling mata merah atau berpasir gitu..jadi paling pake kacamata dulu seharian sambil dipakein obat tetes.
      Puji Tuhan mata aku gak pernah sakit yg parah ya.. selama tangan dicuci pake sabun n wadah dicuci bener, ya moga2 gpp.
      Semangat terus ya umi.. terima kasih sudah mampir disini.

      • Umi says:

        Aku juga kadang gtu mba.
        Biasanya makek obat tetes apa mba?
        Trus kadang suka pusing gak kalau makai softlens?

        • Susan says:

          Merk pasaran aja kok. Vis*** atau Ins**.
          Hehehe.. udah gak pusing lagi mi. Udah kebas kalik matanya pake soflen 17 taon 😆😆

          • Umi says:

            Samaa mba aku juga pakek itu.
            Tapi kadang kalau aku agak males nyuci softlens kalo hbis makek trus aku lepas, di pinggir bola mata gtu suka merah.
            Tapi selang bberapa jam aku tetesin pakek obat tetes mata udah ga merah lagi. Mba pernah gtu juga nggak?

  7. mba saya juga termasuk minus tinggi..lupa persisnya
    tapi di atas 10an

    kalau mba kasusnya penyebabnya karena mengejan pas melahirkan ya?
    ada kemungkinan sembuhkah mba?

    • Susan says:

      Halo mba sinta..
      Dari kelas 3 sd sudah bermasalah. Mengejan krn melahirkan jadi bikin nambah. Nggak bisa sembuh sepertinya..entah kalau lasik bisa ya.

  8. Susan says:

    Yang penting tetep bersyukur mba Riris…Makanya segera ke dokter, kalo tambah burem mungkin sudah naik lagi minusnya, dan harus dilakukan penyesuaian.
    Ketakutan hanya akan berujung pada kerusakan yang lebih parah, lebih cepet ketauan sebabnya, lebih cepat bisa diatasi.
    Tetap semangat yaaa…..

  9. komala says:

    Hai mba , aku juga nih minus matanya tinggi sekali. Sekarang aku pake lensa -15 sudah 2tahun terakhir.
    Saya minus dari sd sampe sekarang usia 22tahun.
    Sekarang aku gatau udah berapa besar minus mata aku . Semakin hari semakin burem padahal udah pake softlens sebesar itu. Aku juga ga pernah pake kacamata karena ga pede.
    Pengen ke dokter tapi takut banget shock kalau tau aku udah sampe mana minusnya. Bener2 menyedihkan masalah mata dari kecil sampe sekarang ini. Dan gimana nanti kalau saya sudah menikah dan punya anak.
    Saya benar2 takut sekali 😢

    • Willy Bahdian Putra says:

      Mbak, jujur .. Klo kyk gitu klo mbak berani main utang ke bank, pinjem aja 25 jt buat LASIK tpi.. Masalahnya nyari duitnya gimana nih.. Mana pinjem ada bunganya .. Bisa2 bangkrut.. Soalnya klo masalah kesehatan jangan main2

  10. Ade Noviyanti says:

    Mba susan mau nanya, mba itu lensa suka pake yg harga brp dan merek apa? Aku sbnernya suka pakai lensa tp kesini2 jdi takut mata iritasi.

    • Susan says:

      Hehehe..mba ade. Semua ada di artikel..merk, harga, beli dimana.. 😊😊
      Terima kasih sudah mampir yaa..

  11. Retno widya says:

    Hai mba susan..optik darren owens alamatnya di mana yaa? Kebetulan saya juga minus tinggi min.14 cyl 3 dan pengguna softlense sejak 9 th lalu..rumah saya ga jauh dari harapan indah..tolong minta alamatnya yaa..terimakasih

    • Susan says:

      Hai mba..
      Di ruko bulevard hijau mba..pas diapit bank mandiri dan bank mega.
      Sila di gugel untuk alamat lengkap notelp mba..
      Terima kasih mampirnya yaa..

  12. Syarif hasyim says:

    Hallo mba susan.. Saya juga sama minusnya gede nih.
    Bener mba ada softlens yg segede itu? Kalo ada belinya dimana dan harganya berapa?

  13. Tiara says:

    Hallo kak, saya cerita sedikit yaa..
    Saya juga penderita miopia yg sgt parah kanan -15 kiri -10 ada silindernya jg tp saya lupa berapa yg pasti silinder diatas 1 (2,75 kalo gak salah) hehehe
    Sedih dan sempet frustasi apalagi saya sdg hamil 4 bln selain sdh divonis dokter tdk bisa melahirkan normal (sesar) makannya saya salut sekali dgn kakak minus tinggi dan berani melahirkan normal !(Woowww Emejiiiinggg) saya jg takut kerusakan mata ini turun ke anak saya kelak :'(
    kacamata saya jg sdh tebal sekali kayak pantat botol padahal ukuran kacamata saya ini ukuran waktu SMP lohh..blm saya perbaharui lagi loh sampai skrg (skrg umur saya sdh 26th di thn 2017)
    Pertama kali pakai kacamata waktu kelas 4 SD sdh langsung -6 ,dan terus naik
    Lalu saya dtg ke JEC (Jakarta Eye Center) di Menteng bertemu dgn dokter Tri Rahayu saya langsung disarankan memakai RGP
    Contact lense lebih tepatnya hardlense yg dikhususkan utk minus dan silinder tinggi seperti kita2 ini, knp namanya Hard Lense?? Iyaaaa karena dia hard alias keras tdk seperti softlense yg teksturnya lembut, pemakaiannya pun bisa lebih lama bisa sampai 3 thn, pemesanan nya sebulan dan harganya memang mahal info terkahir 4,2 jt utk 2 pasang mata tp worth itu kok utk penghlihatan kita, aman jg dipakai tidur (cmn jgn keseringan ya) hihihi
    Insha Allah kalau ada rejeki saya ada niat utk Lasik, dan biayanya denger2 memang mahal di JEC sekitar 20 jt an utk dua mata tp mata kita bisa normal lagi ^_^

    Oiya saya mau tanya kak, kalo buat kacamata yg bisa ditipisin lensanya itu dmn ya??
    Saya pengen perbaharui ukuran kacamata saya yg sdh usang ini hehehe..

    Terimakasih kak sebelumnya saya jadi cuap2 disini ^_^

    Salam kenal,
    Tiara

    • Susan says:

      Hai tiara… senang sekali dapet share ceritanya.
      Aku juga pernah pake hard lens tp kurang cocok, mgkn karena kebiasaan pake softlense. Tidak nyaman buat saya.

      Saya juga pakai kacamata dr kelas 3 sd, dan lgsg -3. Lasik jg kepingin tapi kumpul duitnya yang belum 😊

      Optik kebanyakan biasanya menawarkan sih kalo bikin kcmata dengan lensa yg tebal, mau yg ditipisin atau nggak.

      Sekarang untuk siang saya full softlens dr bangun tidur smp mau tidur. Setelah itu kacamata atau kalo lagi iritasi.

      Semoga kita tetap selalu bersyukur walaupun agak ribet ya, ra.

      Salam kenal juga ya.

  14. Yani says:

    Hai mb Susan,mo ny,dg minus setinggi itu kok harga frame n kcmt mb cm 400rban.indeks brp itu mb?ank sy minus 9,cyl 3,ke optik ditawari lensa yg tipis,tp kok hrgx jutaan.

    • Susan says:

      Hai mba Yani.. kalo optiknya di mall biasanya memang gak sedia frame yang biasa (tanpa merk atau kw). Mereka cuma sedia merk2 terkenal yg memang harganya mahal.

      Coba perginya ke optik yg di itc atau di ruko2.. biasanya nyediain yg tanpa merk.
      Karena untuk minus tinggi begini saya gak perlu yg bermerk..yg penting kaca bisa pas..dan ada spare kalo lg problem sm softlens.
      Terima kasih mampirnya ya mba.

      • Yani says:

        Hai mb Susan,tksh jg tas responx,yg sy maksud jutaan itu lensax doank,frame pake yg lama,kl boleh tau merek apa lensax mb?mika/kaca?indeks 1,7 kan mb?

        • Susan says:

          Lensa seperti yg di kartu yg ada di artikel hi index 1.7.
          Kemarin sempet pecah..naik jadi 350rb.
          Kaca dan nggak ditipisin.

  15. Rahman Syahputra says:

    Mbak? Kalo sama laki2 ada pengaruhnya gak ngangkat beban berat? Soalnya saya minus kiri -14 dan minus kanan -18 dan apa ya solusinya biar minus berkurang ? Soalnya dari sejak awal masuk sekolah sd sudah minus matanya…

  16. Hanggara says:

    Hallo Susan. Saya ingin bertanya kira2 apa penyebab mata saya cepat sekali bertambah minus ya. Terakhir dl ketika diperiksa, -10 kanan, -12 kiri. Saya sudah mengikuti tips2 untuk memperlambat pertambahan minus-nya. Saya kebetulan bekerja di bidang akademik (professor di sebuah Univ. di Jepang).

    Thanks and regards

    • Susan says:

      Halo Mas Hanggara.. terima kasih mampirnya.
      Saya juga kurang tau ya mas. Kl kasus saya, kata dokter mata, pertambahan minus berhenti kl tinggi badan berhenti.
      Tp ini saya nambah juga karena saya melahirkan normal.

      Lain kasus cacat matanya mungkin untuk mas. Mungkin mas bisa tanya2 ke dokter disana siapa tau dapat solusi.

      Salam dari Bekasi 😊

  17. Janika says:

    Mba susan yg cantikk .. sebelumnya aku mau bilang makasih buat tulisannya . Aku jadu sadar apapun yg terjadi sama diri kita , kita harus tetap bersyukur yah mba 😊
    Aku kanan kiri -6 . Aku juga sama pake softlens dan kacamata mba
    Mau tanya kalo merk softlens untuk minus tinggi yg nyaman dipakai itu apa yah mba ?
    Aku pake yg baby eyes mata suka merah
    Sebelumnya terimakasih dan ditunggu jawabannya ..

    • Susan says:

      Hai Janika, maaf baru sempat bales. Betul sekali, tetap harus bersyukur ya.
      Soal kenyamanan tiap orang mungkin berbeda ya..selama ini saya juga pake yang tersedia di toko aja secara minusnya tinggi jd nggak banyak pilihan..tapi ukuran baku saya adalah kadar airnya. Biasanya dikisaran 45% untuk saya sudah ok.

  18. Aih Susan, mata saya juga minus tinggi -8,5 ini juga kayanya dah bertambah ternyata angkat berat2 pengaruh ya.. sering banget angkat galon dulu, kamu pas melahirkan itu normal ? Btw thanks unt artikel ini ya.. bikin saya terbuka, secara saya sama ama kamu ngga pernah ke dokter mata

    • Susan says:

      Iyaa..ternyata angkat berat2 ngefek ke mata. Hehehe..kalo nggak ada keluhan mikirnya ngapain ke dokter yakk..

  19. haduh…saya tukang angkat galon!

    ooo baru nyadar saya. iya mbak dulu pas melahirkan pertama kali berdampak ke mata. waktu itu ibu saya nasihatin kalo habis melahirkan tiap mandi musti guyur kepala selama 40 hari biar mata ga buram. tapi saya ngeyel. guyur kepala cuma berapa hari gitu. habis itu saya ngerasa mata ini kok burem gitu. jadi…betul ya mata bisa kena dampak mengejan. nah yang anak kedua ga ada keluhan mata karena sc.

    • Susan says:

      Mba diah…mitosnya terbalik sama Mama saya. Waktu lahiran pertama, saya nggak boleh keramas sampe sebulan, tapi bukan karena mata minus sih, takut masuk angin katanya…
      Hehehe, nggak nyambung ya, namanya juga mitos.

  20. Amin, semoga minusnya nggak nambah ya, Ci. Dulu aku pernah cek sudah lama sekali saat SMA hasilnya cuma dikit sih, 3/4 kali ya. Gatau deh sekarang, jadi pengen cek lagi nih.

  21. Wah, ternyata mengejan saat melahirkan bisa bikin tambah minus mata, ya. Pernah dengar, sih, tapi cuma sekelebatan aja. Saya juga berkacamata, minus3 gitu deh kanan kiri. Kemarin pas melahirkan anak terakhir mengejan sekuat tenaga. Belum cek mata lagi, tapi memang kelihatannya kacamata yang saya pakai sekarang mulai ngga cocok. Berarti saatnya cek mata lagi, nih.
    Btw, selamat dengan “rumah barunya” ya… rapi! Saya suka, saya suka! :). Keep up your good work, Mba Susan. Rock on!

    • Susan says:

      hai hai mba Dinii…terima kasih mampirnyaa…
      Hayoohhh cepetan periksa lagi matanya… jangan ikutan nambah banyak2 minusnya kayak saya ya…

  22. pas baca minus 15 dan 11, responnya ‘what? omaigatttt..’ sambil cengo. saya minus segini aja masih suka ngedumel, duh malu ama diri sendiri.

    • Willy Bahdian Putra says:

      Sya malah paling males kalo ada org nanyain sya minus brp.. Soalnya setiap sya ketemu sodara, temen, siapalah yg baru tau sya pake kacamata nanya mulu .. Mending klo minus 1 .. Sya kiri -4.00 kanan -6.00 cylinder 1 .. Pingin pke softlen tpi takut.. Ya moga aja klo ada rejeki LASIK aja deh..

    • Susan says:

      Hi mba Mita…selama masih nyaman pakai kacamata…banyak yang takut kalau belum pernah coba pake softlens ya… Sehat selalu juga mba…

  23. Wah… gede banget itu mba.
    Saya yang baru -3.5 aja udah sok. ditambah silinder dua2nya 1.5.. stres bawaannya.
    Untuk kacammata saya pakai yang -3.
    Btw, Mba sbenarnya apa hubungan ngangkut barang berat dengan minus?

    • Susan says:

      Ada urat atau syaraf mata yang tipis kata dokternya mba. Jadi beresiko untuk meningkatkan tekanan pada bola mata, yang bisa buat syarafnya putus. 🙂 Makasih mampirnya ya mba ..

    • Susan says:

      Ini aku kasusnya termasuk cacat mata kayaknya mba …. jadi kayaknya vit untuk mata mungkin cuma buat jaga aja… 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *