Pengalaman Membeli Hosting dan Domain Dekathati.com

announcementSaya mendeklarasikan hari ini, Senin, 8 Agustus 2016 jam 00:15, secara resmi pindah ke rumah baru di DEKATHATI.COM. Whiiiihhiiyy….

Ah, akhirnya!! Saya memberanikan diri (baca: nekat) untuk pindah kemari. Setelah bertanya sana sini beberapa bulan belakangan, saya yang benar-benar buta soal domain dan hosting, nekat memesan dan akhirnya membayar domain ini untuk saya sendiri.

Saya pikir, saya tidak akan mengerti prakteknya kalau cuma sekedar bertanya kepada sahabat-sahabat master blogger. Saya pikir, lebih baik saya nyemplung dulu, karena saya pasti gelagapan untuk cari tahu dan belajar lebih keras untuk memaksimalkan uang yang sudah terlanjur dibayarkan untuk domain dan hosting.

Ada beberapa tulisan dari para sahabat tentang pengalaman mereka migrasi ke Top Level Domain, tetapi kebanyakan menggunakan platform blogspot sedangkan saya terlanjur nyaman dengan wordpress. Untuk catatan lagi, saya benar-benar tidak mengetahui apa yang akan saya hadapi setelah membayar tagihan. Saya hanya mengharapkan bantuan dari pihak penjual untuk membantu saya. Berikut langkah-langkah yang saya lakukan untuk migrasi dari domain gratis ke berbayar.

  1. Karena saya bergabung di komunitas Blogger Perempuan, saya mendapat referensi dari situs BP yang juga menggunakan jasa Dewaweb. Dan kesanalah saya menuju.
  2. Sambil bertanya banyak kepada CS yang selalu siap membantu, saya memberanikan diri untuk memesan paket personal yang paling murah dan saya pikir cukup untuk pemula seperti saya. Saya memilih paket Scout, detail spesifikasi yang dijabarkan oleh penjual pun  menggunakan istilah yang benar-benar saya tidak mengerti. Parked domain, cPanel, diskspace, bandwidth, Ruby on Rails, SQL, dsb, saya benar-benar tidak ada di area nyaman saya. Tetapi, saya menceritakan tujuan dan apa yang saya ingin buat ke bagian CS yang sangat sigap menjawab pertanyaan-pertanyaan saya dari yang serius hingga ke yang terdengar konyol. Setelah memesan dan domain yang diinginkan tersedia, saya diberi invoice untuk dibayarkan. Saya membayar 198ribu rupiah, dengan harga 180rb ditambah pajak 10%.
  3. Saya mendapat beberapa email untuk verifikasi, dan juga bantuan awal. Karena saya tidak tahu langkah selanjutnya, saya memberikan username dan password saya ke pihak CS untuk membantu pindahan. Selama ini saya pikir, blog saya yang lama dengan url dekathati.wordpress.com akan tiba-tiba saja berganti menjadi dekathati.com setalah saya membayar tagihan. Rupanya, tidak semudah itu. Yang saya pikir hanya berganti alamat, ternyata bukan. Dekathati.com rupanya dibangun di tempat baru dengan modal awal dari blog yang lama. Dashboard domain berbayar juga rupanya agak berbeda dengan yang gratis. Di dashboard gratis, semua sudah terpasang berbagai tampilan, widget, setting, yang up to date. Dan di dashboard berbayar, semua serba standar, ada beberapa fitur yang memang harus dipasang sendiri. Fitur-fitur ini bernama plugin, jadilah saya baca sana sini mencari tahu untuk memaksimalkan dashboard baru supaya sesuai dengan kebutuhan saya yang bisa diakomodir oleh dashboard lama. Sampai saat menulis ini pun saya masih melakukan penyesuaian untuk menulis di editor ini.
  4. Saya baru mengetahui blog lama akan masih ada setelah blog berbayar saya jadi dengan bantuan dari CS. Saya bertanya apakah bisa pengunjung bisa diarahkan ke alamat yang baru, dan ternyata hal ini merupakan fitur berbayar. Tentu saja saya baru tahu hal ini, dan sampai sekarang masih berpikir akan diapakan blog yang lama,
  5. Theme adalah hal yang sangat penting. Saya mencoba untuk menggunakan theme yang lain dari blog lama, supaya terasa pindahannya. Dan ternyata widget yang tinggal klik dan geser di wordpress gratis, juga harus diinstal secara manual.
  6. Ambil nafas dan mulai semua dari awal, berusaha lebih keras untuk meningkatkan trafik, memperbaiki nilai-nilai ukur blog. Saya pribadi mengedit seluruh gambar di Fan Page, Twitter Cover, dan tempat lainnya untuk menebarkan pergantian nama sekaligus perlahan membangun branding yang baru untuk rumah yang baru.

Masih perlu banyak belajar dan juga penyesuaian dengan perubahan yang ada, semoga dengan pindahnya ke rumah baru, saya memiliki semangat yang baru juga untuk lebih rutin dan konsisten dalam menulis.

Selamat datang di rumah baru saya, teman Dekat Hati…

PS: Dan masih error untuk upload gambar 🙁

18 thoughts on “Pengalaman Membeli Hosting dan Domain Dekathati.com

  1. selamat mbak susan. ngngng…segitunya ya. kalo blogspot apa lebih mudah?

    namanya enak dan mudah diingat mbak. dekathatidotcom. keren. sayaphati juga didotcomin kah?

    • Susan says:

      Hi mba dia… heheheh..ini penilaian subjektif karena emang aku nol banget soal hosting dan domain. tapi makin kesini dipaksa mengerti 🙂 sayaphati nggak, di gratisan aja dulu diaa… 🙂 makasih mampirnya ya mbaaa…

  2. Wah selamat menempati rumah baru ya…. keren lho sdh berani pindahan hihi…. saya belum berani. Oh ya harga segitu berlaku selamanya, atau hanya beberapa waktu saja? Dan nanti kalau sdh habis waktunya harus bayar lagi utk memperpanjang gitu ya?

    • Susan says:

      Hi mba Rita…harga segitu untuk setahun. Ada juga pilihan 3 bulan, 6 bulan, kebetulan yang setahun gratis domain, jadi pilih yang itu.. 🙂 Terima kasih mampirnya ya… Ayookk, pindahan jugaaa..

  3. Nah.. ini jadi buat saya galau..

    Saya ada rencana juga migrasi dari wordpress ke. dotcom, awalnya saya kira juga simple tp trnyata riwueh ya..

    ·♡ τнäиκ чöü ·♡ sharing nya мϐä, coba saya konsultasikan lagi.., serahkan kpd ahlinya.., all the best yaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *