Tri Wahyuni Zuhri, Sang Perempuan Super

Tri Wahyuni ZuhriIni adalah artikel untuk arisan link BP kelompok VI, batch 8, dengan pemenangnya adalah Tri Wahyuni Zuhri, atau boleh dipanggil Yuni. Seorang perempuan asal Kalimantan Timur, yang kebetulan berada disatu grup dengan saya.

Mampir di blog mba Yuni, yang mengusung tag line  Cinta, Harapan, dan Keajaiban, saya seperti mampir di sebuah tempat yang penuh semangat, optimisme, dan juga kekuatan. Mba Yuni adalah seorang pengarang buku Kanker Bukan Akhir Dunia, sebuah karya yang ditulisnya atas dasar pengalaman pribadi. Beliau divonis terkena kanker tyroid stadium lanjut pada tahun 2013. Karena minimnya informasi yang beliau dapatkan soal kanker tyroid ini, maka beliau menuliskan setiap langkah pengobatannya untuk membantu menyebarkan informasi dan juga edukasi ke masyarakat tentang kanker ini. Lihat, betapa mulia niat mba Yuni. Screen shot 2016-07-24 at 12.30.37 AM

Yang membuat saya malu adalah mba Yuni sering sekali setor tulisan untuk arisan paling dulu. Sedangkan semangat menulis saya, masih jauh dari kata stabil dan konsisten. Bukan cuma soal menulis, saya mendapati diri saya sering mengeluh soal hal-hal sepele. Urusan kurang me time, pekerjaan di rumah yang tidak habis-habisnya, atau mengeluh soal hal remeh lainnya. Lalu, saya ingat mba Yuni. Dan saya kembali dihempas ke bumi, diingatkan untuk senantiasa bersyukur dengan apa yang dimiliki sekarang. Secara tidak langsung, tulisan-tulisan mba Yuni sudah menyentuh banyak orang, termasuk saya.

Banyak juga penghargaan yang sudah diperoleh oleh beliau diantaranya:

  • Finalis Kartini Next Generation 2015 (Kementrian Komunikasi dan Informatika)
  • Salah satu dari 15 Ibu Hebat, Liputan Khusus Hari Ibu (The Asian Parents)
  • Perempuan Terinspiratif 2014 versi Ibu-ibu Doyan Nulis

Mba Yuni juga memiliki blog lain yang berjudul Jejak Kehidupan, yang lebih banyak menuliskan cerita keseharian beliau, termasuk Raisyah, Arya, dan Luthfi, ketiga anak terkasih. Walaupun saya tidak pernah bertemu muka dengan mba Yuni, tetapi saya merasakan energi positif dari setiap tulisan kedua blog beliau. Di tengah perjuangan beliau melawan penyakitnya, mba Yuni mengajarkan dan menularkan banyak hal pada saya pribadi.

Semoga semangat menulis dan semangat perjuangan mba Yuni bisa menyebar ke semua sisi dunia maya. Teriring doa dan peluk untuk mba Yuni, terima kasih atas tulisan-tulisannya yang membakar semangat.

6 thoughts on “Tri Wahyuni Zuhri, Sang Perempuan Super

  1. diah says:

    yang diberi kelapangan sering kurang bersyukur ya mbak. tulisan inspiratif milik mbak Yuni memang bisa jadi pengingat siapa pun yang ingin untuk jadi lebih tegar dan bijaksana.

  2. ratusya says:

    saya mendapati diri saya sering mengeluh soal hal-hal sepele. Urusan kurang me time, pekerjaan di rumah yang tidak habis-habisnya, atau mengeluh soal hal remeh lainnya.

    Samaaa mbak, akupun begitu. Tapi ternyata, keluhan kita remeh banget ya -_-.

    Sayapun salut dgn mbak yuni 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *