Anyang-Anyangan Gejala Awal Infeksi Saluran Kemih; Belajar dari Pengalaman Papa

Prive Uri Cran HeaderPapa dan Pencarian Jawaban Diagnosa

Hari itu, Mama kebetulan sedang berada di rumah saya di Bekasi, membantu menemani saya setelah persalinan anak kedua. Sore hari menelpon ke rumah di Lampung, untuk sekedar rutin menanyakan kabar Papa pada saudara yang membantu menemani Papa selama Mama ada di tempat saya. Saudara kami bilang kalau Papa mengeluh merasa kedinginan. Sontak, saya segera menyarankan Mama untuk segera pulang ke Lampung, karena keadaan Papa sakit begini sudah kesekian kalinya terjadi. Papa bisa merasa kedinginan, menggigil hebat. Keesokan paginya, Mama sudah di pesawat menuju Lampung. Sudah hampir 2 tahun, kedinginan dan menggigil ini dicari sumber permasalahannya, tapi belum juga menemui titik terang. Pernah didiagnosa bahwa akar penyebabnya adalah batu ginjal, tetapi setelah dilakukan penghancuran batu ginjal dan perawatan di Penang, Papa masih juga mengalami serangan seperti sebelumnya. Kedinginan yang dialami bukan sekedar dingin seperti jika kita berada di tempat ber-AC, tetapi kedinginan dengan tremor yang hebat. Tubuh Papa bisa sampai bergetar seluruhnya menahan rasa dingin, sedangkan suhu badan di luar terukur panas.

Malam setelah Mama tiba di rumah, Papa kembali mengalami serangan hebat. Saya tidak pernah berhenti bersyukur sampai hari ini karena Mama tiba di rumah tepat waktu. Malam itu, Papa kembali menggigil hebat. Mama hanya bisa menemani, mengompres, memberi parasetamol, seperti yang biasa dilakukannya. Sekitar 1 jam Papa menggigil tak berhenti, sampai pada disatu waktu, Papa perlahan mulai tenang. Mama memanggil-manggil Papa, menanyakan apakah Papa sudah merasa lebih baik. Tapi, rupanya saat itu Papa sudah hilang kesadaran. Papa pingsan. Mama masih sempat melihat angka di termometer yang menunjukkan angka 42 derajat. Mama memukul-mukul, memanggil-manggil Papa, ditemani kerabat yang juga ada di rumah. Mata Papa terdorong keluar, dan disela-sela kepanikan, Papa tiba-tiba muntah, menyemburkan cairan dari mulut, hidung, dan juga duburnya. Papa segera dilarikan ke unit gawat darurat. Puji Tuhan, Papa masih tertolong dan masih sehat sampai hari ini.

Setelah hari itu, entah sudah berapa dokter kami datangi, pengobatan alternatif dikunjungi. Sampai pada akhirnya, kami dipertemukan dengan seorang dokter yang nyentrik di Menteng. Dengan segala keunikan dan kebiasaannya diluar dokter kebanyakan, beliaulah pertama kali yang mendiagnosa bahwa di kantong kemih Papa, bersarang E-Coli. Papa memang pernah mengeluh sakit saat buang air kecil, tetapi memang yang keluar adalah batu ginjal seperti diagnosa dokter sebelumnya.

Serangan bakteri E-Coli ini kebanyakan memang menyerang perempuan, tapi untuk kasus ini, Papa menjadi pengecualian. Setelah terapi suntik dalam jangka waktu beberapa lama, untuk pertama kalinya dalam 2 tahun, hasil laboratorium Papa menunjukkan arah perbaikan. Nilai bakteri di urine berkurang, dan Papa jarang sekali mengalami serangan dingin seperti sebelumnya. Memang ada beberapa kali, tetapi masih bisa diatasi dengan parasetamol dan tindakan lainnya.

Papa dan Cranberry
Saya ingat, suatu ketika Papa meminta saya membelikan jus cranberry di supermarket ketika saya belanja bulanan. Saya bertanya kepada Papa alasannya, dan ternyata dari artikel yang beliau baca, buah cranberry memang bisa membantu mengatasi masalah saluran kemih. Dan saya juga mencari lebih banyak mengenai hal ini. Rupanya, sejak jaman dahulu, tanaman yang termasuk jenis tumbuhan semak-semak dengan buah kecil berwarna merah tua ini memang dikenal berkhasiat untuk berbagai jenis penyakit sejak jaman dahulu, karena kandungan yang ada didalam cranberry ini, yaitu:

penyebab anyangan

  • Antioksidan yang disebut proanthocyanidins, yang bisa mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi saluran kemih ini, serta memiliki sifat anti adhesi sehingga membuat bakteri tidak menempel pada saluran kemih dan menularkan infeksi ke tempat lain.
  • Vitamin C yang tinggi
  • Kaya serat makanan
  • Mengandung mineral flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, quercetin, dan memiliki senyawa fitokimia, yaitu salah satu sumber anti oksidan polifenol sehingga buah cranberry sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan dapat mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker dan penyakit jantung.

Walaupun yang dialami Papa sudah lebih kompleks, tapi perawatan setelah pengobatan, tetap harus dijaga baik. Beliau menjadi lebih memperhatikan asupan makanan dan juga suplemen pendukung, selain obat yang masih rutin dikonsumsi.

Prive Uri-Cran

Ketika saya menceritakan kepada Papa tentang produk Prive Uri-Cran, beliau langsung merespon positif. Jus cranberry dalam bentuk minuman kemasan tetap menggunakan zat penstabil, juga hanya tersedia dalam kemasan 1 liter sehingga sulit untuk dibawa bepergian, Prive Uri-Cran dalam bentuk serbuk memberi jawaban atas kendala-kendala yang dialami Papa.

 

Selain dalam bentuk serbuk dengan rasa yang menyegarkan, Prive Uri-Cran juga tersedia dalam bentuk kapsul. Untuk kemasan kapsul dalam 1 box terdapat 3 blister yang masing-masing terdiri dari 10 kapsul. Dan untuk kemasan serbuk, yang bisa dijadikan minuman tersedia dalam 1 box berisi 15 sachet @ 8 gr. 

Walaupun kasus saluran kemih pada laki-laki termasuk jarang, tetapi banyak kebiasaan yang juga kerap dilakukan laki-laki maupun perempuan, sehingga mengakibatkan anyang-anyangan yang adalah gejala awal infeksi saluran kemih.

Belajar Dari Pengalaman Papa

Biasanya tubuh kita memberi sinyal jika ada sesuatu yang tidak beres, dan kebanyakan kita, tidak akan menanggapi serius jika sinyal yang diberikan masih kecil. Sampai pada akhirnya, ketika sinyal besar dirasakan mengganggu, tindakan pencegahan sudah tidak lagi berguna. Belajar dari apa yang dialami Papa, saya mencoba untuk lebih memperhatikan sinyal-sinyal kecil yang diberikan oleh tubuh, dan berusaha untuk hidup lebih sehat.

Yang Harus Diperhatikan Untuk Mencegah Infeksi Saluran Kencing

  1. Jangan Tunda Buang Air Keciljangan menahan pipis

    Anyang-anyangan adalah rasa ingin buang air kecil datang, tetapi urine yang dikeluarkan hanya sedikit dan tidak tuntas, merupakan pertanda awal yang disebabkan oleh kebiasaan kita menahan buang air kecil karena berbagai alasan. Rasa ingin buang air kecil merupakan panggilan dari tubuh kalau kantung kemih sudah tidak bisa lagi menampung urine, menunda membuangnya hanya akan membuat tubuh bekerja lebih keras karena pertanda alami diacuhkan oleh kita secara sadar. Jadi, jangan lagi menunda pergi ke toilet jika tubuh sudah memberikan tanda pada kita.

  2. Konsumsi Air Putih Secara Rutinrutin minum air putih

    Selama ini ukuran standar untuk minum air putih yang baik adalah 8 gelas per hari, atau setara 2 liter untuk ukuran orang dewasa. Tetapi rupanya, perhitungan itu tidak bisa dipakai sama rata untuk setiap orang. Perhitungan berdasarkan berat badan seseorang adalah perhitungan yang lebih akurat untuk berapa banyaknya konsumsi air putih yang dibutuhkan. Konsumsi air putih harian untuk setiap orang disarankan tidak lebih dari 0.03 liter per kg berat badan.prive-kebutuhan air putih

  3. Menjaga Kebersihan Organ Intimmenjaga kebersihan organ intim

    Untuk laki-laki, menjaga kebersihan organ intim mungkin tidak begitu merepotkan jika dibandingkan dengan perempuan. Organ intim perempuan yang lebih kompleks dan lebih dekat letaknya dengan lubang anus, membuat perempuan lebih rentan terkena bakteri e-coli yang memang berasal dari kotoran. Jadi, membilas organ intim dengan gerakan dari depan ke belakang adalah mutlak dilakukan untuk mencegah perpindahan bakteri ini. Selain itu, kita harus yakin kalau air yang digunakan untuk membasuh adalah air yang bersih. Kalau saya pribadi, jika harus pergi ke toilet yang tidak menyediakan jetshower, saya hanya akan membasahi tisu dengan air dari keran, dan menghindari air yang ditampung. Sekarang juga banyak dijual kertas pelapis toilet duduk untuk menghindari kontak langsung dengan dudukan toilet umum. Semakin banyak alat yang ditemukan untuk mencegah bakteri yang didapat dari tempat umum

  4. Memilih Makanan Yang Sehatmakan makanan bergizi

    Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat membebani kerja saluran kemih seperti konsumsi berlebihan makanan yang pedas atau asam, kopi, minuman bersoda, pemanis buatan, dan juga minuman beralkohol. Dengan lebih bijak memilih makanan dan minuman yang baik untuk kesehatan akan secara langsung mempengaruhi daya tahan dan juga kerja metabolisme tubuh.

    Papa memang sudah berhasil melawan infeksinya, tetapi untuk saya pribadi, pengalaman Papa adalah sungguh pelajaran berharga, mengetahui bisa sedemikian parah efek yang ditimbulkan oleh infeksi saluran kencing, sehingga membuat saya jauh lebih waspada menjaga diri dari anyang-anyangan serta menanamkan hal yang sama juga kepada putri saya, Abby, tentang informasi ini, sedini mungkin.

    Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Prive Uri-Cran.

2 thoughts on “Anyang-Anyangan Gejala Awal Infeksi Saluran Kemih; Belajar dari Pengalaman Papa

  1. Haloo Mba, salam kenal..

    temenku juga pernah anyang-anyangan, trus kata dia itu karena dia emang sering nahan-nahan pipis.. tapi baca lagi detail anyang-anyangan di sini, duh aku juga kyaknya harus kontrol makanan dan kebiasaan :/

    • Hi mba asti..salam kenal juga. Iya..efeknya sudah saya lihat sendiri di Papa. Bisa sehebat itu ternyata kalau sampai infeksinya parah. Jadi emang harus jaga sekali supaya jangan kena..
      Sehat terus yaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *