Nunu Amir, Sang Pemimpi

nunuamirNunu adalah pemenang arisan link putaran keempat, yang digagas Blogger Perempuan, bersama saya dan teman-teman lain, di kelompok 6. Kewajiban keempat pun dimulai, saya perlahan mencari tahu siapa dan bagaimana Nunu melalui tulisan-tulisan di blognya.Nama lengkapnya adalah Nur Sahadati Amir, beliau orang Bugis, yang merantau di ibukota Jakarta.

Kesan pertama saat mampir di blog Nunu adalah tampilan blognya yang sederhana. Header yang bertulisan Nunu Amir Blog, Karena Hidup adalah Belajar dan Berbagi, membuat saya merenung sebentar. Ya…Nunu benar sekali. Sepanjang hidup kita belajar hal baru setiap hari, dan tidak ada kata tamat untuk hal satu ini. Dan satu lagi, adalah berbagi. Berbagi apapun membuat kita merasa lebih bahagia. Mungkin bukan semata berbagi materi, tetapi berbagi ilmu juga merupakan salah satu cara kita untuk lebih berguna kepada sesama. Prinsip-prinsip yang sederhana dalam hidup, tapi terkadang terlupakan. Terima kasih sudah mengingatkan saya dengan header-nya, Nu.

nunu1Saya menemukan tulisan yang menurut saya menyentuh sekali di blog Nunu. Rupanya Nunu pernah mengikuti Kelas Inspirasi, dimana kegiatan ini dilakukan di sekolah-sekolah dasar dengan tujuan memberikan pengenalan terhadap berbagai profesi pekerjaan, sehingga para siswa mempunyai gambaran tentang cita-cita yang ingin mereka gapai. Nunu merupakan salah satu relawan, dan berbagi mengenai pengalamannya mengajar di depan anak-anak kelas 1 sampai 3 sekolah dasar. Mengajar memang kelihatannya mudah, tapi untuk orang-orang yang tidak terbiasa, hal ini bisa membuat gugup dan salah tingkah.

Saya sendiri pernah menjadi pengajar di tempat kursus Bahasa Inggris dan Mandarin untuk kelas anak umur 5-12 tahun. Jadi pengalaman pertama saya mengajar juga sama persis dengan pengalaman Nunu di hari itu. Sempat kebingungan dan salah tingkah di depan anak-anak SD. Tapi, seru ya, Nu.

Cerita Nunu tentang pengalamannya ikut Workshop BlogHolicID yang diadakan Blogger Perempuan beberapa waktu lalu juga berhasil menambah wawasan saya. Karena saya memang tidak hadir di acara tersebut, tapi cerita Nunu udah lumayan membuat saya bisa mengintip sedikit banyak keriuhan dan semangat yang ditularkan para mentor kepada peserta workshop.

Saya kepingin sekali ikut workshop seperti ini, tapi memang waktunya saja belum tepat. Walaupun belum kesampaian, melalui artikel-artiket seperti yang Nunu tulis ini, juga membuat saya lebih bersemangat untuk tetap terus belajar mengenai seluk beluk blogging. Terima kasih sudah terus berbagi.

Sukses selalu untuk Nunu Amir.

16 thoughts on “Nunu Amir, Sang Pemimpi

  1. Luar biasa ternyata Mbak Susan. Dibalik kesibukannya yang padat masih bisa menyempatkan waktu untuk hal-hal penting lainnya. Semangat mbak Susan.

    Salam dari Blogger Banten

  2. Salam kenal mbak susan ^^
    Terima kasih ya buat reviewnya.
    Wow… mbak susan guru bahasa inggris ya. Ajarin dong mbak, bahasa inggris sy msh kurang nih. Pengen d upgrade lg

  3. Selalu salut sama perjuangannya. Ka Nunu emang tough woman.

    Wahhh mantep pengalamannya mba Susan, sama kitaaa, saya juga ngajar anak sd walaupun sekarang break dl. Luar biasa pokoknya yah. xoxo

    Warm regards,
    Zia

  4. ratusya says:

    Iya mbak Nunu kalo bikin reportase lengkap banget, jadi kita berasa dapet ilmunya dari event tersebut.

    Wowwww mbak Susan pernah jd pengajar juga ya? Hehehe mantan bu guru dong. Ni hao laoshi 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *