Dermatitis Atopik dan Abby (bag.2)

Blog Dekat Hati – Dermatitis Atopik dan Abby (bag. 2) Entah sudah keberapa kalinya kami mencari dokter yang tepat untuk bisa membantu mengurangi alerginya Abby. Setelah kunjungan ke klinik Indrajana, Tanah Abang beberapa waktu lalu, yang selanjutnya adalah Klinik Asma dan Alergi di RS Awal Bros, Bekasi Barat.

Baca juga:
Dermatitis Atopic dan Abby (bag. 1)

Kebetulan Klinik Indrajana bekerja sama dengan RS Awal Bros, Bekasi Barat, oleh karena itu demi menghemat jarak dan waktu tempuh, kami bertanya ke dokter di Klinik Indrajana, Tanah Abang, apakah kami boleh kontrol di RS Awal Bros saja, dan mereka memperbolehkan. Karena pertimbangan jadual praktek dokter dan jadual sekolah Abby yang masuk siang, kami memutuskan untuk pergi kontrol pagi sebelum Abby pergi sekolah. Dokter yang tersedia adalah dokter Anindita, lalu kami pun berangkat. Kami menceritakan kunjungan kami sebelumnya dari Klinik Indrajana, Tanah Abang, dan karena kondisi kulit Abby masih belum baik, kami hanya diberi salep untuk mengurangi gatal jika serangan gatal yang berat datang. Kami diminta kembali untuk tes alergi, jika kulit Abby sudah mulus dan memungkinkan. Jadi, saya hanya perlu menunggu sampai kulitnya normal.

Total biaya: Rp 285.000

Dokter Rp 130.000, obat Rp 155.000

20160319_101222_resized-1Sekitar 2 minggu lalu, saya menilai kulit Abby sudah mulai membaik, daerah lengan bagian dalam, tempat dimana akan dilakukan tes terlihat baik. Dan saya pun memberhentikan Ryvell, antihistamin yang diberikan 2 x sehari. Seharusnya Jumat, 11 Maret, yang lalu kami pergi ke dokter, tetapi karena satu dan lain hal, kami harus undur jadualnya menjadi Sabtu lalu tanggal 19 Maret 2016. Dokter yang praktek pada hari Sabtu pagi adalah dokter Marjuki Tjandra, saya pikir tidak apalah berbeda dokter karena cuma akan tes alergi.

20160319_100926_resized-1Setelah nomor antrian kami dipanggil, kami diberitahu oleh beliau bahwa untuk melakukan tes alergi, kulit harus dalam keadaan normal, dan untuk membuat kulit Abby normal, harus dibantu dengan obat. Jika tidak dibantu, kulit Abby tidak bisa kembali ke keadaan normal dengan sendirinya. Beliau menyarankan untuk dibantu dengan obat suntik supaya bisa mempercepat proses ini. Tapi, Abby yang memang takut dengan jarum suntik, sudah kepalang menangis mendengar kata suntik dari dokter. Dibujuk rayu, diiming-iming dengan hadiah juga tidak membawa hasil. Ia sudah keburu menangis ketakutan. Jadi, dokter menggantinya dengan obat saja, yang efektifitasnya lebih lambat daripada lewat obat suntik. Dokter juga bertanya apakah Abby batuk. Kebetulan memang sudah hampir 2 minggu Abby batuk tidak kunjung sembuh. Dokter mendengarkan tarikan nafas Abby melalui stetoskop dan menurutnya batuk ini juga merupakan efek dari alergi, bukan sekedar batuk biasa.Kami diresepkan 4 macam obat. 2 jenis obat puyer racikan. 1 botol obat batuk OBH ditambah racikan. 1 botol obat merk Profilas. Semua harus terus diminum sampai Sabtu, 26 Maret nanti, waktu kunjungan kembali.

Sampai hari ketiga ini, batuknya berkurang sangat signifikan, cuma gatal-gatal yang masih belum berkurang.  Hmm, perjalanan masih panjang untuk kami. Semoga saja dokter kali ini berjodoh dengan Abby, dan membantu mengatasi alerginya ini. Semangat!

Total Biaya: Rp 741.000

Dokter Rp 160.000, Obat Rp 551.000, Admin Rp 30.000

12 thoughts on “Dermatitis Atopik dan Abby (bag.2)

  1. ratusya says:

    Cepat sembuh ya Abby. Kalo anak sakit ga sembuh2, tuh ibu rasanya gimana gitu, ikutan sakit2 penasaran nyari pengobatan yang manjur.

  2. Mba, semangat ya. Abby cepat sembuh dan rejekinya makin banyak yaaaa. Aku sebel liat harga – harganya, hikssssss. Aku sebel liat semua harga – harga di RS hiksss ga masuk akal. Semoga kedepannya obat yang sama bisa dijual dengan harga yg lbh murah ya, biar anak – anak lain yg juga mengalami sakit yg sama kayak Abby juga bisa sembuh. GBU

  3. aduuh, berasa banget kalo anak alergi gini susahnya gimana… ga tegaaa liatnya mbak.. anakku 2-2 nya alergi susu sapi dari bayi.. itu ryvell juga udh jd obat andalan di rumah.. tapi yg paling kerasa, krn anakku ga ASI, jdnya susunya khusus, cuma dijual di apotik tertentu, dan mahalnya ampun deh -__-.. tapi si kaka, setelah setahun alergi susu sapinya ilang sih mbak.. jadi skr ga ada masalah.. cuma adeknya nih, krn baru sebulan, masih panjang utk lepas dari alergi..

    moga2 abby setelah gedean alerginya juga ilang yaa :).. cepet sembuh abby sayang ^o^

    • Owalahh.. kamu malah 22nya alergi ya. Satu aja ribet bener fan…
      Ini Abby sempet mendingan waktu umur 3-4 tahun. Sekarang aja kambuh dan parah lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *