Perbedaan Mengasuh Abby dan Nolan Ditahun Pertama

image

Blog Dekat Hati – Saya adalah perempuan yang beruntung, boleh melahirkan kedua anak saya Abby dan Nolan secara normal, dan juga bisa menyusui tanpa kendala yang berarti. Abby, sekarang 7 tahun, saya susui selama 2 tahun, pas sebelum ulang tahunnya kedua saya berhasil menyapihnya juga tanpa drama yang berkepanjangan.

Sekarang, saya sedang menyusui Nolan, 11 bulan. Saya memperhatikan perbedaan kebiasaan menyusui keduanya yang seperti langit dan bumi. Begitu juga dengan kebiasaan-kebiasaan rutin yang terlihat dan terasa begitu berbeda.

Rentang umur 6,5 tahun dengan Abby memang sengaja kami rencanakan. Saya melepas IUD setelah acara adat Mangokkal Holi (memindahkan tulang belulang) Bapak dan Mamak mertua ke kampung halaman mereka. Saya dan suami memang sengaja menunda kehamilan untuk lancarnya acara besar itu. Ah, saya akan selesaikan draft Mangokkal Holi ini nanti. 🙂
Dan kami berdua mengharapkan anak laki-laki, tapi jika pun diberi anak perempuan lagi, kami juga akan sama senangnya. Dan lahirlah Nolan, seorang anak laki-laki untuk kami.

Selama kehamilan, saya seperti sebelumnya juga tidak mengalami masalah yang berarti, semua Puji Tuhan boleh berjalan lancar. Keduanya lahir pada hari Senin, si kakak lahir pukul 04.30 subuh, dan si adik lahir menjelang maghrib sekitar pukul 18.00.
Berikut perbedaan yang jomplang dalam setahun pertama saya mengasuh bayi perempuan dan bayi laki-laki.
image

Jam Tidur
Abby.
Jam Sirkadian Abby baru bisa normal di bulan ke empat sampai ke lima. Saya dan suami entah berapa sering bergadang sampai 2-3 malam berturut-turut karena Abby tidak tidur di malam hari, dan sambil menangis, tanpa kita mengerti sebabnya. Ini terjadi mulai dari sekitar bulan kedua. Dari mulai nyanyi sambil bergitar di jam segitu, naik mobil keliling komplek, menyetel lagu dan televisi, dan hal-hal konyol lainnya pun sudah kami lakukan, tetapi usaha itu baru menunjukkan hasil menjelang pagi, ketika Abby sudah capek, sementara kami sudah harus bangun 2 jam kemudian. Bheww…

Nolan.
Dalam 1 bulan jam Sirkadian-nya sudah mulai normal. Tidak ada drama dan histeria di tengah malam seperti cerita Abby. Dan bangun pagi sekitar jam 6 atau 7. Malam hari, ia cuma menangis mencari susu yang selalu siap sedia.

Gaya Menyusu
Abby.
Saya banyak membaca dan belajar tentang ASI dari sumber manapun. Selama menyusui Abby saya tidak pernah menemukan Abby menyusu dengan gaya di luar kebiasaan pada umumnya. Menyusu ya dengan gaya menyusu, supaya perlekatan baik, dan bayi bisa menghisap dengan sempurna. Mulut Abby bertemu dada, perut bertemu perut, kaki saling sejajar. Anggun, dan saya menikmati sekali kegiatan menyusui seperti ini.

Nolan.
Keanggunan menyusui hanya bertahan sampai bulan ke tujuh, dimana ia sudah mulai bisa bermanuver; duduk dan berganti ke posisi sesuka hatinya. Tidak jarang posisi kami berantakan entah kemana, ketika saya memasang posisi menyusui di kasur, ia hanya bertahan beberapa menit di posisi anggun ini, menit berikutnya Nolan akan tengkurap dan nungging, sementara mulut masih dengan lahapnya menghisap susu. Belum lagi gaya lain yang ajaib, kaki kami berada berlawanan arah 180*, sementara ia tengkurap dan mulutnya menempel di payudara saya. Kadang juga dengan posisi huruf T. Saya sebagai garis atas, dan Nolan dengan entengnya menyusu sebagai garis bagian bawah. Dan masih banyak gaya-gaya ajaib anak laki-laki saya ini yang membuat saya bingung dan takjub.

Bermain
Abby.
Sepertinya memang gen perempuan secara alami membawa Abby lebih menyukai mainan perempuan seperti boneka dan mainan dengan warna-warna cerah. Abby adalah bayi yang menyenangkan ketika ia bermain dan mengeksplorasi sekitarnya. Saya tidak ingat ia banyak menjadikan rumah berantakan di umurnya hingga 1 tahun.

Nolan.
Diumurnya yang baru 11 bulan ini, Nolan terlihat lebih berani menjelajah rumah dan menunjukkan rasa keingintahuannya dengan mengacak-acak apapun yang dipegangnya. Mulai dari stok makanan, pakaian di keranjang pakaian kotor, pakaian bersih di lemari, sepatu dari rak sepatu, dan apapun yang bisa di raihnya. Nolan juga senang sekali memanjat. Ia mahir menaiki tangga rumah, masuk ke dalam laci stok makanan, memanjat pintu besi, memanjat di teralis jendela, kakinya selalu mencari pijakan untuk ia bisa naik ke tempat yang lebih tinggi.

Makan
Abby.
Abby sudah mulai kelihatan bakat alerginya sejak mulai 6 bulan, di hari mpasi ketiga ketika saya mencobakan tepung kacang hijau pada Abby, di sekitar mulutnya muncul bintik-bintik merah. Sejak hari itu saya berhati-hati memberinya makanan, menghindari makanan pemicu alergi sebisa mungkin. Dan drama alergi pun berlanjut hingga sekarang ia didiagnosa menderita dermatitis atopik.

Nolan.
Sampai di bulan ke sebelas ini Puji Tuhan, Nolan tidak menunjukkan tanda-tanda alergi walaupun diberi makan apa saja. Tetapi sebulan belakangan saya agak kesusahan menyuapinya karena gerakan tutup mulut yang dilancarkannya. Dimana seingat saya, Abby tidak melewati tahapan ini.

Itu adalah beberapa hal perbedaan yang mencolok di tahun pertama saya mengasuh kedua anak saya.  Dan apapun itu, saya bersyukur mereka sampai sekarang tumbuh dengan sehat, masing-masing dengan keunikannya sendiri-sendiri. Tugas saya ke depan masih panjang, semoga saya diberi kesehatan oleh Sang Pemilik hidup supaya boleh menghantarkan mereka menjadi manusia yang bermoral dan takut akan Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *