Cerita dari Bengkel Mobil; Grand New Veloz dan Grand New Avanza, Sahabat Yang Setia

Saya dan Papa
Saya dan Papa

Saya adalah anak pertama dari 4 bersaudara. Papa dulu adalah montir. Dari pekerjaan itulah kami menggantungkan hidup. Seiring berkembangnya usaha bengkel, Papa pindah jalur untuk lebih mengkhususkan diri pada perbaikan bodi kendaraan, mengurangi pekerjaan teknis bongkar pasang mesin kendaraan. Setelah lulus kuliah, saya berkesempatan membantu Papa, di bagian kantor. Mulai dari menerima kendaraan, membuat estimasi, memesan spare part, juga supervisi kendaraan yang sudah selesai dikerjakan. Banyak customer yang saya kenal dan menjadi teman baik sampai sekarang. Dan ini adalah cerita tentang dua teman sekaligus customer bengkel dengan ceritanya masing-masing.

 

Tante Mini dan Grand New Veloz

Grand New Veloz
Grand New Veloz *)

Namanya adalah tante Mini. Walaupun tubuhnya termasuk kecil, tapi tante Mini adalah wanita karir yang gesit dan juga pintar. Ia bekerja sebagai agen asuransi jiwa. Waktunya banyak dihabiskan di jalan untuk menemui dan membantu kliennya. Saya dan Tante Mini masih ada hubungan kekeluargaan, saya tahu ia adalah wanita tangguh dan ibu yang luar biasa untuk Vinka dan Viki. Sebelum berangkat kerja, ia selalu mengantar Vinka sekolah dan menitipkan Viki, 3 tahun, di daycare. Kendaraan yang sangat dibanggakannya adalah Toyota Avanza Veloz yang memang ia beli dari hasil keringatnya sendiri. Ia sudah berpisah dari suaminya sejak beberapa tahun yang lalu. Beberapa kali ia membawa mobilnya ke bengkel untuk sekedar mendandani bodi Veloz yang baret akibat kelalaiannya mengukur jarak. Walaupun ia punya mobil cadangan, Veloz ini yang paling menjadi kebanggaannya.

Flyer Grand New Veloz
Flyer Grand New Veloz *)

Kapan hari ia datang dan bercerita tentang betapa ia menyukai Grand New Veloz, dan berpikir untuk menjual Veloz-nya sekarang. Kebetulan brosur Grand New Veloz ada di meja saya karena seorang teman yang juga sales menitipkannya pada saya. Ia banyak bertanya tentang pendapat saya tentang Grand New Veloz ini. Mobil dengan eksterior dan interior stylish dan trendy lifestyle ini menurut saya sangat cocok untuk Tante Mini. Tampilan eksterior yang lebih sporty, dan interior yang lebih fresh, ditambah lagi jok dengan titik ISOFix, akan membuat Viki lebih aman untuk duduk di carseat. IsoFIX adalah organisasi internasional untuk standarisasi, khususnya standar ISO 13216, yang khusus merancang titik untuk memasang car seat secara tepat sehingga fungsi keselamatan lebih maksimal. Tante Mini tambah semangat mendengar penuturan saya. Fitur keselamatan Grand New Veloz juga lebih disempurnakan, seatbelt dengan pretensioner dan force limiter, dual SRS airbag, akan mencegah terjadinya cidera fatal untuk pengemudi dan penumpang di depan, sementara penumpang di tengah baris kedua, dilengkapi dengan titik pengaman atas sehingga perlindungan menjadi lebih sempurna. Belum lagi fitur baru Side Beam Impact, yang meredam benturan pada bagian samping. Tante Mini menyimak saya dengan baik lalu bilang, “San, kayaknya kamu juga cocok jadi sales Grand New Veloz”. Saya cuma senyum-senyum.

Om Awing dan Grand New Avanza

Grand New Avanza
Grand New Avanza *)

Om Awing, salah satu sahabat sekaligus customer Papa, yang terakhir saya tahu mengendarai New Avanza hitam 2010, sekarang sedang menunggu antrian untuk mengganti kendaraannya menjadi Grand New Avanza. Om Awing pernah bercerita bahwa ia akan setia menggunakan Avanza karena ia adalah saksi betapa nyaman dan ‘bandal’nya performa Avanza. Terakhir bertemu sekitar sebulan lalu, Om Awing tidak berhenti bercerita betapa ia menyukai tampilan baru Grand New Avanza, terutama grille dan headlamp yang ia nilai lebih macho dibanding Avanza miliknya sekarang.

Flyer Grand New Avanza *)

Ia yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang kue, menggunakan mobil pribadinya untuk bolak-balik mengantar pesanan kue. Saya pikir, dengan Grand New Avanza-nya nanti, produktifitasnya akan lebih meningkat karena mesin di Grand New Avanza dengan dual VVT-i akan lebih menghemat bahan bakar. Om Awing juga pasti akan lebih nyaman duduk di kursi pengemudi karena jok yang dirancang semakin nyaman untuk perjalanan dekat maupun jauh. Dan satu lagi yang paling saya ingat, Om Awing adalah penikmat musik Koes Plus. New Advanced Audio System yang memiliki sambungan Bluetooth akan lebih memudahkannya menyetel lagu dari telpon genggamnya, dan pasti akan lebih membuatnya bahagia menempuh perjalanan sambil mendengar lagu kesukaannya. Mobil keluarga Indonesia ini menjadi dambaannya sekarang, dan ia tidak sabar untuk segera memiliki Grand New Avanza, Grey Metallic adalah warna pilihannya kali ini.

Di bengkel body repair, saya sudah banyak sekali melihat berbagai bentuk mobil yang rusak karena kecelakaan ataupun kelalaian. Saya mengerti betapa pentingnya fitur keselamatan serta keamanan mutlak dan wajib diberi prioritas utama dalam kita memilih kendaraan. Kedua hal ini adalah garis merah dari cerita Tante Mini dan Om Awing. Saya selalu berharap mereka akan sehat dan sukses dalam kehidupannya masing-masing, dan berdoa semoga kendaraan mereka tidak akan masuk ke bengkel Papa dalam keadaan yang buruk. Semoga perisai yang disiapkan oleh Toyota akan mumpuni untuk menjaga mereka serta keluarga Indonesia lainnya dalam berkendara. 

Avanza Veloz Blog Competition 2015

*) Sumber Gambar dari Website Toyota

Words count: 750

4 thoughts on “Cerita dari Bengkel Mobil; Grand New Veloz dan Grand New Avanza, Sahabat Yang Setia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *