Ada Pelangi Setelah Hujan

Sandy Hook

Ketika sebuah bahtera pernikahan diombang-ambing badai, tak terlihat daratan di cakrawala, dan hujan belum menunjukkan tanda berhenti, maka…yang dimiliki hanyalah satu sama lain. Satu memiliki yang satu, untuk saling menguatkan, untuk saling mendoakan, dan untuk tetap menjadi satu. Di masa seperti ini, kekuatan cinta diuji. Di masa ketika roda berada dibawah seperti ini, kita diminta komitmen yang yang kita janjikan dihadapan Tuhan di awal pernikahan dulu. “Bersedia mendampingi dalam susah dan senang”, ya…ini saatnya.

Saya percaya penuh bahwa ujian diujikan untuk membuat kita lebih baik, saya percaya itu. Tuhan pasti punya rencana indah untuk kita. Bagaimana kita menyikapi apa yang ada sekaranglah, yang menentukan apakah kita layak untuk rencana indah tersebut.

Sudah lazim, dalam situasi terpuruk, manusia akan menjadi lebih sensitif dan emosional. Kultivasi emosi yang diam-diam mengeriyap membuat kita harus pintar memilih kata-kata dan lebih melapangkan dada. Diri haruslah dibekali dengan hal-hal positif yang mampu membuat kita lebih tangguh, dan jika dunia dan manusia tak lagi bisa diandalkan, maka satu-satunya cara adalah mendekatkan diri pada Sang Pemilik Hidup, karena hanya dengan bersandar pada-Nya lah kita akan tetap berada di jalur kewarasan.

Terus berusaha dan terus maju menjadi satu-satunya jalan keluar. Tak mudah pastinya, tapi tidak ada pilihan lain. Tidak semua pasangan dapat melewati masa terpuruknya dengan sukses, dan memang tidak banyak yang berhasil. Tapi saya percaya, jika tetap mengutamakan ‘KITA’, bukan ‘SAYA’, dan terus bertekun, perlahan, jalan keluar pasti ditemukan. Akan terlihat daratan diujung cakrawala, dan badai akan berhenti.

Akan ada masa dimana kita akan melihat ke belakang dengan senyum. Akan ada masa dimana kita akan menceritakan masa itu kepada anak-anak kita dengan bangga. Akan ada masa dimana kita akan mengukir masa itu dengan tinta emas. Dan kita akan berkata, “Kita berhasil!” dengan senyum lebar.

Bertahanlah, wahai diri!

Home, April 11, 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *